IHSG 17 Juli 2026 Diproyeksikan Menguat di Tengah Pelemahan Saham Asia

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Jumat (17/7/2026). Dilansir dari Investor Daily, IHSG pada hari sebelumnya ditutup menguat sebesar 66,2 poin atau naik 1,1 persen menuju level 6.108,2.

Kondisi ini terjadi di tengah pergerakan pasar saham Asia-Pasifik yang dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat turun 0,6 persen, sementara indeks Topix mengalami koreksi sebesar 0,3 persen.

Pelemahan juga terjadi di Australia dengan indeks acuan S&P/ASX 200 yang menyusut 0,2 persen. Di sisi lain, pasar saham Korea Selatan tidak melakukan aktivitas perdagangan karena sedang memperingati hari libur nasional.

Koreksi bursa regional ini sejalan dengan situasi di bursa Amerika Serikat. Indeks-indeks saham di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (16/7/2026) waktu setempat akibat aksi jual besar-besaran yang melanda saham-saham sektor teknologi.

Merespons situasi pasar saat ini, sejumlah analis membagikan rekomendasi saham pilihan untuk aktivitas perdagangan hari ini. Mandiri Sekuritas merilis beberapa saham pilihan dengan panduan transaksi sebagai berikut:

Saham pilihan pertama direkomendasikan beli (buy) dengan harga penutupan terakhir di level 1.110. Target harga ditetapkan pada level 1.135 dengan batas stop loss atau reversal di angka 1.095. Level support berada di 1.095 dan resistance di 1.135.

Saham pilihan kedua juga mendapatkan rekomendasi beli (buy) setelah ditutup pada harga 1.320. Target harga untuk saham ini berada di angka 1.345 dengan batasan stop loss atau reversal pada level 1.305. Saham ini memiliki support di level 1.305 dan resistance di level 1.345.

Saham pilihan ketiga turut direkomendasikan beli (buy) dengan posisi harga penutupan di level 3.920. Target harga dipatok pada level 4.000 dengan titik batas stop loss atau reversal di angka 3.880. Level support tercatat di posisi 3.880 dan resistance pada level 4.000.

Panduan Transaksi Saham dari BNI Sekuritas

BNI Sekuritas juga membagikan panduan trading untuk beberapa saham pilihan. Rekomendasi pertama adalah melakukan speculative buy pada area beli antara 2.840 hingga 2.860, dengan batas cutloss di bawah level 2.810 dan target harga terdekat pada rentang 2.920 sampai 3.000.

Pilihan berikutnya adalah speculative buy pada area beli 147 sampai 149. Batas cutloss direkomendasikan di bawah level 144 dengan target harga terdekat berada pada kisaran 151 hingga 153.

BNI Sekuritas juga merekomendasikan strategi buy if break untuk saham yang menembus level 1.700. Target harga terdekat berada di rentang 1.720 hingga 1.745, sementara batas cutloss ditetapkan di bawah level 1.685.

Selain itu, terdapat rekomendasi speculative buy lainnya dengan area beli pada rentang 2.500 hingga 2.530. Batas cutloss ditetapkan di bawah level 2.490 dengan target harga terdekat pada kisaran 2.550 sampai 2.570.

Analisis Teknis Saham INCO oleh MNC Sekuritas

MNC Sekuritas turut memberikan pandangan teknis untuk saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Saham INCO sebelumnya tercatat menguat sebesar 0,61 persen menuju level 4.960 dengan peningkatan volume pembelian.

Berdasarkan analisis pergerakan wave, posisi saham INCO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed