IHSG Ditutup Melemah BRI Danareksa Rekomendasikan Tiga Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,37 persen ke level 6.501,6 akibat aksi amankan untung (profit taking), sementara BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi teknikal untuk saham HRUM, PADI, dan SRTG pada perdagangan Rabu (26/8/2026), dilansir dari Investor Daily.
Penurunan indeks terseret oleh pelemahan sejumlah saham kelas berat seperti BYAN, BBRI, dan BBCA. Selain mengamati pergerakan lokal, investor juga mengantisipasi rilis data ekonomi Amerika Serikat serta hasil peninjauan FTSE Russell yang berlaku efektif September 2026.
BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG akan bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.455–6.400 dan resistance 6.568.
"Kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed to positive dengan support 6.455–6.400 dan resistance 6.568," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasannya.
Tren penguatan IHSG dinilai masih terjaga selama indeks bertahan di atas level 6.455, dengan pengujian resistance terdekat di 6.568 serta Moving Average 20 (MA20) pada 6.328 sebagai penopang berikutnya.
Untuk pilihan emiten, saham HRUM dinilai membentuk pola pembalikan arah menguat (bullish reversal) dan menembus resistance 895. Perusahaan mencatatkan kenaikan laba bersih kuartal II-2026 menjadi Rp 627,6 miliar dibanding Rp 483,1 miliar pada periode sama tahun 2025, dengan target pergerakan menuju 975–1080.
Saham PADI juga keluar dari zona konsolidasi 70–75 menuju target 83 hingga 93. Perubahan struktur internal terjadi setelah RUPS pada 21 Agustus 2026 mengesahkan Direktur Utama Djoko Joelijanto sebagai pemegang saham pengendali perseroan.
Sementara itu, saham SRTG mempertahankan tren naik di atas level 1.890 dengan potensi penguatan menuju 2.010–2.137. Dalam pembaruan manajerial, rapat pemegang saham SRTG telah menyetujui pengunduran diri Joyce Soeryadjaya Kerr dari posisi komisaris.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow