Harga Emas Antam Turun Rp40.000 per Gram di Awal September 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Rabu, 2 September 2026, tercatat turun sebesar Rp40.000 per gram menjadi Rp2.624.000. Penurunan ini menjadikan harga emas mendekati level Rp2,5 juta per gram, terendah sejak 8 Agustus 2026, dan memperpanjang tren pelemahan selama delapan hari berturut-turut.

Data dari situs resmi Antam menunjukkan harga buyback emas Antam juga turun Rp40.000 menjadi Rp2.477.000 per gram pada hari yang sama, sehingga selisih harga jual dan beli mencapai Rp147.000 per gram.

Penurunan harga emas Antam ini terjadi bersamaan dengan tekanan pada harga emas dunia yang anjlok hingga 6% dalam tiga hari perdagangan terakhir, akibat kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan penguatan dolar AS, menurut data Refinitiv.

Pemilik Toko Emas Makmur Jaya Palembang, Awi, menyatakan bahwa pihaknya terus mengikuti pergerakan harga emas dunia sebelum menentukan harga jual di tokonya yang berlokasi di Pasar Perumnas Sako Palembang.

"Sekarang harga emas memang mengalami penurunan mengikuti harga emas dunia. Untuk emas sesuku, harganya sekitar Rp 13,7 juta," ujar Awi.

Awi juga menuturkan fluktuasi harga emas dunia menjadi faktor utama yang memengaruhi harga emas di tingkat pedagang, termasuk kondisi pasar global seperti pergerakan dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi AS.

"Kalau harga emas dunia turun, tentu ada pengaruhnya terhadap harga emas di toko. Kami juga mengikuti perkembangan harga emas dunia," tambahnya.

Menurut data harga emas di Pegadaian pada Rabu pukul 11.43 WIB, harga emas untuk produk Galeri24 dihargai Rp2.568.000 per gram, UBS Rp2.593.000 per gram, dan Antam Rp2.664.000 per gram. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Pembelian emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25% bagi pemilik NPWP dan 0,5% bagi non-NPWP. Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, pajak yang dikenakan adalah 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, dipotong langsung dari nilai transaksi.

Investor perlu memperhatikan selisih harga jual dan buyback yang cukup besar sehingga emas batangan lebih cocok untuk investasi jangka panjang agar potensi keuntungan bisa menutup selisih tersebut, sebagaimana diungkapkan dalam analisa harga emas Antam selama beberapa bulan terakhir yang menunjukkan fluktuasi keuntungan dan kerugian.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed