Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih ke Daerah Kekeringan

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 640 ribu liter air bersih disalurkan ke 40 titik rawan kekeringan di lima provinsi guna membantu masyarakat yang terdampak kemarau ekstrem, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Selasa (1/9/2026).

Penyaluran bantuan yang mencakup wilayah Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta ini diinisiasi oleh PT Tempo Scan Pacific Tbk melalui program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia sepanjang Agustus hingga September 2026.

Pendistribusian air bersih tersebut dijalankan secara langsung dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tiap wilayah agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.

Akses pasokan air bersih yang kian terbatas terjadi seiring dengan datangnya puncak musim kemarau di berbagai daerah di Indonesia.

"Sulitnya akses air bersih menjadi semakin nyata di tengah puncak musim kemarau 2026, dengan cakupan wilayah terbesar terjadi pada Agustus dan September. Ini mendorong kami menghadirkan inisiatif Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, sebuah program bantuan air bersih nasional yang berlangsung pada Agustus - September 2026," kata Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati.

Pihak Tempo Scan juga menggandeng lembaga penanganan bencana daerah guna memetakan lokasi distribusi secara optimal.

"Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengidentifikasi dan memastikan penyaluran bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran," ujar Winny.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap hadir membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat kekeringan.

"Sebagai perusahaan 100% Indonesia yang telah dipercaya selama lebih dari tujuh dekade, kami melihat bahwa menjadi bagian dari masyarakat Indonesia berarti turut hadir ketika kebutuhan mendasar menjadi semakin sulit dipenuhi. Melalui Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, kami ingin memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama periode kekeringan, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kualitas kehidupan masyarakat di tengah berbagai tantangan," papar Winny.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa pada Dasarian 1 Agustus 2026, sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau 76,5 persen wilayah daratan Indonesia telah memasuki puncak kemarau, sedangkan 169 ZOM lainnya menyusul pada September. Fenomena El Niño 2026 yang tercatat sebagai yang terkuat dalam 150 tahun terakhir turut memperlumpuh ketersediaan air tanah di Sumatra dan Jawa hingga masuk kategori 'Awas dan Waspada'.

Pemerintah daerah menyambut positif langkah penanggulangan dampak kemarau ekstrem tersebut bagi warga terdampak.

"Musim kemarau ekstrim tahun ini sangat berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah kami, sehingga bantuan ini menjadi langkah nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Kami berharap inisiatif ini dapat meringankan beban kebutuhan harian masyarakat, juga sekaligus dorongan semangat bagi masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melewati tantangan kemarau ekstrem ini," ungkap Walikota Prabumulih, H. Arlan.

Dampak kelangkaan air bersih akibat musim kering yang panjang juga dirasakan secara signifikan oleh masyarakat di wilayah Bantul.

"Kekeringan yang berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dan respons yang tepat di lapangan menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed