BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini kekeringan meteorologis untuk periode Dasarian III (20–30) Agustus 2026. Peringatan ini menetapkan status Awas bagi sejumlah daerah di tengah fenomena El Nino berkekuatan sangat tinggi. Kondisi kemarau saat ini telah berdampak meluas di tanah air.

Berdasarkan catatan BMKG, sebanyak 79,9 persen dari total Zona Musim (ZOM) atau sekitar 559 ZOM di Indonesia sudah secara resmi memasuki musim kemarau. Untuk kategori Awas yang memiliki tingkat potensi kekeringan tertinggi, daerah terdampak meliputi sebagian besar Pulau Jawa, wilayah Nusa Tenggara, serta sebagian kecil Kalimantan Selatan dan Maluku. Masyarakat di area ini diimbau meningkatkan kewaspadaan.

BMKG juga menetapkan status Siaga pada wilayah yang cukup luas. Status tersebut berlaku untuk Sumatera bagian selatan, Jawa bagian barat dan tengah, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi utara dan selatan, sebagian besar Maluku, hingga Papua bagian selatan.

Sementara itu, kawasan yang masuk dalam kategori Waspada mencakup beberapa daerah di Kalimantan bagian tengah dan utara, sebagian kecil Sulawesi dan Maluku, serta wilayah selatan Papua. Mengatasi kekeringan yang makin menguat, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghemat cadangan air bersih. Selain itu, warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan di area rawan kebakaran seperti hutan, semak belukar, dan lahan gambut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed