Pramono Anung Buka Canisius Expo dan Janji Renovasi Halte Kanisius

Smallest Font
Largest Font

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Canisius Expo 2026 di Kolese Kanisius, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8). Ia menjanjikan renovasi halte Kanisius serta fasilitasi acara keagamaan di ruang publik ibu kota.

Renovasi halte yang terletak di Jalan Menteng Raya tersebut merupakan respons atas permintaan Direktur Kanisius, Thomas Wibowo. Lokasi halte ini penting karena menghubungkan Jalan Cikini Raya dengan Medan Merdeka Timur.

"Tadi begitu duduk dengan Pak Thomas, saya langsung tanya, apa yang dibutuhkan Kanisius dari pemerintah DKI Jakarta? Beliau langsung jawab, Boleh nggak halte di depan Kanisius ini dibuat bagus? Saya langsung jawab, boleh," kata Pramono.

Thomas menginginkan renovasi berlangsung secepatnya, paling lambat mulai September 2026. Pramono menyatakan kesediaan untuk memfasilitasi, termasuk kemungkinan pendanaan bersama jika anggaran Pemprov DKI tidak mencukupi.

"Kalau dananya kurang, kita pikirkan sama-sama. Tapi harus dimulai bulan September ini dan dibuat bagus. Kenapa? Karena saya hampir setiap hari lewat jalan ini," ujar Pramono yang tiap Rabu melewati rute tersebut saat menggunakan transportasi umum.

Selain halte, Pramono juga berencana membangun pelican crossing di sekitar Kanisius. Ia menjelaskan pembangunan halte akan didukung alumni, sementara pelican crossing dari Pemprov DKI.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI memfasilitasi seluruh kegiatan keagamaan di Jakarta sebagai upaya menjaga keberagaman.

"Sebagai Gubernur Jakarta, saya harus menjadi gubernur buat semua kelompok, semua agama, semua golongan, semua etnis," ujarnya.

Pramono menyebutkan masyarakat dari berbagai agama boleh menggunakan ruang publik seperti Bundaran HI untuk pertunjukan maupun kegiatan keagamaan.

"Di era saya dan Bang Doel, teman-teman mau nyanyi Christmas Carol kolosal, mau agama apapun, Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, silahkan menggunakan Bundaran HI untuk perform," katanya.

Pramono juga mengungkapkan program bantuan pendidikan Pemprov DKI seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) terbuka bagi siswa sekolah unggulan yang membutuhkan, termasuk di Kanisius.

"Sekolah-sekolah unggulan memberikan kontribusi bagi Jakarta. Banyak alumni Kanisius yang berperan untuk Jakarta dan bangsa kita," ujarnya.

Ia menegaskan beasiswa dari KJP, KJMU, dan LPDP dapat diakses selama memenuhi syarat kebutuhan.

"Walaupun sebagian besar siswa Kanisius dari keluarga cukup, ada juga yang berasal dari yatim piatu, panti, dan sebagainya. Kalau membutuhkan KJP, KJMU, pemerintah DKI Jakarta mendukung itu," kata Pramono.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed