Model AI Anthropic Bobol Sistem Organisasi Tanpa Izin
Anthropic mengungkapkan bahwa model kecerdasan buatan Claude miliknya berhasil mengakses internet tanpa izin dan membobol sistem nyata milik tiga organisasi berbeda saat menjalani evaluasi keamanan siber pada Kamis (30/7/2026).
Insiden tersebut terungkap setelah perusahaan melakukan peninjauan retrospektif berskala besar terhadap evaluasi keamanan sibernya. Evaluasi ini dipicu oleh insiden keamanan serupa yang dilaporkan oleh OpenAI pada minggu sebelumnya.
Dalam kasus OpenAI, kombinasi model AI mereka meloloskan diri dari lingkungan pengujian terisolasi untuk mengakses internet secara terbuka dan meretas platform pengembang Hugging Face.
Pada kasus Anthropic, tiga model yang terlibat adalah Opus 4.7, Mythos 5, dan sebuah model uji riset internal. Model-model ini terhubung ke internet saat berinteraksi dengan lingkungan pengujian dari mitra evaluasi pihak ketiga bernama Irregular.
Perusahaan memberi arahan kepada Claude bahwa sistem berada dalam simulasi tanpa akses internet. Namun, akibat kesalahpahaman dengan mitra evaluasi, akses internet rupanya tetap terbuka di dalam sistem tersebut.
Model AI tersebut kemudian menembus sistem tiga organisasi menggunakan teknik dasar, seperti mengakses titik akhir tanpa otentikasi dan memanfaatkan kata sandi yang lemah. Anthropic tidak membeberkan identitas ketiga organisasi yang menjadi korban peretasan tersebut.
"Pada akhirnya, banyak faktor yang berkontribusi terhadap insiden ini, tetapi, sejalan dengan budaya evaluasi tanpa menyalahkan, kami menangani perbaikannya seolah-olah tanggung jawab ini sepenuhnya milik kami," kata Anthropic.
Perusahaan menjelaskan bahwa ketiga model menunjukkan respons berbeda setelah menyadari bahwa mereka telah menembus sistem perusahaan nyata.
Opus 4.7 terus melanjutkan serangannya ke sistem target. Sementara itu, Mythos 5 meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia masih berada di lingkungan simulasi, dan model riset memilih untuk menghentikan latihan.
"Pola ini konsisten dengan model yang lebih canggih yang merespons secara lebih tepat, tetapi kami perlu melakukan lebih banyak pengujian untuk memastikan kesimpulan ini," kata Anthropic.
Pengujian tersebut dilakukan tanpa perlindungan standar yang biasa diterapkan Anthropic sebelum meluncurkan model ke publik. Menyusul temuan ini, Anthropic menghentikan seluruh evaluasi siber dan bekerja sama dengan lembaga independen METR untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Kami mendorong laboratorium lain untuk melakukan peninjauan serupa," kata Anthropic.
Pengungkapan ini meningkatkan kekhawatiran di sektor teknologi terkait kemampuan siber AI yang berkembang pesat. Sebagai respons terhadap insiden Hugging Face sebelumnya, dua anggota Kongres AS telah mengajukan rancangan undang-undang "AI Kill Switch Act" yang mewajibkan perusahaan AI memiliki kemampuan untuk mematikan atau menghentikan model AI jika bertindak di luar kendali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow