Minola Sebayang Jelaskan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Ruben Onsu

Smallest Font
Largest Font

Minola Sebayang, pengacara sekaligus sahabat Ruben Onsu, buka suara mengenai kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana sebesar Rp 3,5 miliar yang menjerat Ruben. Kasus ini bermula bukan dari investasi, melainkan pinjaman, menurut cerita Ruben kepada Minola.

Penyidik Polres Jakarta Selatan telah menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka kasus ini setelah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi. Kasus ini dilaporkan pada 22 Agustus 2025 dan naik ke tahap penyidikan pada 25 April 2026, dengan korban mengalami kerugian sekitar Rp 3,5 miliar, dilansir dari Detik Hot.

Minola menjelaskan bahwa awalnya hubungan Ruben dengan pihak pemberi dana adalah pinjaman. Kemudian muncul gagasan mengubah hubungan pinjaman itu menjadi kerja sama yang saling menguntungkan.

"Kalau investasi kan berarti Ruben menyuntikkan anggaran, tapi ini kerja sama. Kalau menurut cerita Ruben ke saya, ini kerja sama. Jadi memang niatnya minjam uang," ujar Minola dalam wawancara daring, Jumat (21/8/2026).

"Pinjam uang, kemudian pinjaman itu dikasih, tapi ada ide bagaimana kalau kerja sama, Ruben digunakan untuk kepentingan perusahaan itu yang saling menguntungkan. Imbalan tersebut akan diperhitungkan sebagai pembayaran kewajiban," tambahnya.

Kerja sama tersebut kemudian tidak dilanjutkan atas keinginan pihak pemberi pinjaman sehingga yang tersisa adalah kewajiban Ruben untuk melunasi pinjaman.

Minola mengaku tidak mengetahui secara detail bagaimana kewajiban tersebut berubah menjadi masalah hukum hingga muncul tuduhan investasi, penipuan, dan penggelapan.

"Karena Abang gak paham masalahnya, tapi menurut Ruben seperti itu. Jadilah yang namanya investasi dan tipu gelap," ujarnya.

Minola menegaskan penjelasan tersebut berasal dari sisi Ruben yang memilih fokus menyelesaikan masalah dan tidak memperdebatkan benar atau salahnya perkara.

"Ruben yakin dengan pertolongan Tuhan dan doa teman-teman, dalam waktu dekat dia bisa menyelesaikan masalah ini karena masalahnya hanya soal uang sekitar Rp 3,5 miliar yang dikatakan digelapkan dan ditipu sama Ruben," kata Minola.

"Dari versi Ruben, ini berawal dari utang. Ruben tidak mau berdebat soal benar salah, tapi hanya ingin menyelesaikan masalah itu secepat mungkin," tambahnya.

Minola juga mengungkap kendala besar yang dihadapi Ruben, yakni kerugian hampir Rp 100 miliar akibat dugaan kecurangan karyawan kepercayaannya yang menggelapkan aset dan kartu kredit Ruben.

"Yang membuat dia harus ada lubang besar itu, pertama adalah tindakan karyawan kepercayaannya yang menikam dia dari belakang, menggelapkan aset, dan kartu kredit dengan kerugian hampir Rp 100 miliar," ungkap Minola.

Selain itu, Ruben memiliki aset yang saat ini tidak bisa digunakan secara leluasa karena masalah hukum dan polemik lain.

"Dia punya aset, tapi aset itu tidak bisa digunakan dengan leluasa karena ditahan oleh hal-hal lain karena banyak polemik," jelas Minola.

Situasi ini membuat komunikasi untuk penyelesaian masalah yang ramai diberitakan belum bisa dilakukan.

Minola menuturkan Ruben berjanji akan menyelesaikan masalah ini dalam waktu dekat.

"Ruben berharap masalah ini bisa diselesaikan oleh Ruben dalam waktu dekat," ujarnya.

Minola juga menyampaikan bahwa kemungkinan penyelesaian perkara melalui restorative justice tengah diupayakan, dan pesan ini disampaikan langsung oleh Ruben kepadanya.

"Menurut Ruben, dia akan berusaha menyelesaikan masalah ini tanpa harus melibatkan saya dulu," kata Minola.

Minola menambahkan bahwa kondisi Ruben juga dipengaruhi oleh perceraian yang membuatnya harus mengatur anggaran tambahan.

"Karena ada pinjaman dan lubang besar yang harus ditanggung Ruben, serta perceraian yang membuatnya tidak fokus dan harus menyiapkan anggaran untuk rumah dan masalah lain," jelas Minola.

Karyawan yang diduga melakukan kecurangan sudah diproses hukum dan ditahan, namun proses itu tidak otomatis mengembalikan kerugian Ruben.

"Akibat kecurangan karyawan yang mencuri aset dan kartu kredit, lalu melarikan diri, Ruben harus menanggung kewajiban itu sehingga menimbulkan lubang besar," ujar Minola.

Minola menegaskan Ruben tidak menghindar dari persoalan hukum dan memilih menjalani proses tanpa menutup-nutupi masalah kepada publik.

"Dia tidak berusaha menutupinya atau lari, tetapi memerlukan waktu untuk fokus menyelesaikan masalah ini secepat mungkin," pungkas Minola.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed