Kemenperin Siapkan Langkah Cegah Gelombang PHK Manufaktur

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Perindustrian menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencegah potensi gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor manufaktur akibat gangguan hingga penutupan fasilitas produksi, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis, 30 Juli 2026.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief menyatakan bahwa pemantauan kondisi industri dilakukan secara berkala demi mendeteksi masalah sejak dini. Salah satu instrumen utama yang diandalkan pemerintah dalam proses deteksi tersebut adalah Indeks Kepercayaan Industri.

"Jadi kalau IKI ini misalnya subsektor tertentu kontraksi, kami akan terus pantau secara bulanan apakah terus menerus kontraksi. Kalau terus menerus kontraksi dan dalam, itu akan kami beri perhatian khusus," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief.

Selain mengandalkan pemantauan bulanan lewat indeks tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Karta Sasmita telah menginstruksikan seluruh unit pembina untuk membangun sistem dasbor kinerja. Pengawasan ketat ini difokuskan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah memperlihatkan indikasi penurunan performa bisnis.

"Kalau kemudian sudah terpantau dan sepertinya ada potensi penutupan, Kemenperin nanti akan mengambil langkah-langkah. Langkah pertama yang diambil oleh Kemenperin tentu berkoordinasi dengan perusahaan industri untuk mengetahui, mencari penyebabnya," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief.

Faktor pemicu penurunan kinerja operasional di lapangan tercatat sangat bervariasi, mulai dari kesalahan pengelolaan internal, pergeseran strategi bisnis, kemerosotan daya saing, hingga kendala pasokan bahan baku serta kendala pembiayaan.

"Contoh kalau misalkan mereka mengeluh tentang bahan baku. Nah bahan baku mereka ada kesulitan dalam masukannya. Nah Kemenperin akan berkoordinasi, akan mencari bagaimana supaya industri tersebut bisa mendapatkan bahan baku. Kalau misalkan penutupan fasilitas produksi itu karena faktor pembiayaan, kami juga bantu juga cari kepada lembaga-lembaga pembiayaan untuk bisa membantu," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief.

Upaya intervensi khusus juga dijajaki untuk menyikapi ancaman pemutusan hubungan kerja massal pada dua pabrik garmen di Jawa Tengah, yakni Victory Apparel dan Samwon Busana, melalui opsi skema pendanaan baru maupun akuisisi.

"Atau ini tekstil di industri garment di Jawa Tengah, kami juga tanya tuh kepada industri yang, asosiasi industri, siapa yang berminat. Misalnya ya membantu finance-nya atau mengakuisisi perusahaannya," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief.

Bagi pelaku industri yang menghadapi penurunan volume penjualan akibat tekanan persaingan di pasar global, pihak kementerian turut mendampingi proses pencarian pasar tujuan ekspor alternatif.

"Atau kalau misalnya mereka mengatakan, aduh pasar produk saya, pasar ekspor saya di negara ini kalah nih sama produk serupa dari negara lain. Ya kita bantu, cari pasar ekspor yang lain. Nah Bapak Menteri sudah sampaikan bahwa semua unit kerja di Kemenperin, terutama unit kerja pembina industri untuk mengambil langkah cepat dan terukur agar tidak terjadi penurunan utilisasi dan terutama penutupan fasilitas produksi," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed