Gelombang PHK Tembus 43 Ribu Orang Hingga Juli 2026

Smallest Font
Largest Font

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyoroti Lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia yang mencapai 43.805 orang sepanjang Januari hingga Juli 2026, Sabtu (29/8/2026).

Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, penurunan daya beli di tingkat global menjadi pemicu utama yang menekan sektor ekspor nasional, khususnya pada industri tekstil, garmen, dan sepatu.

"Dengan demikian sekarang berarti kita menemukan, saya menemukan bahwa penyebab PHK pertama adalah akibat daya beli global. Jadi bukan Indonesia, daya beli masyarakat global," ujar Said dalam konferensi pers virtual, Sabtu (29/8/2026).

Selain faktor luar negeri, pelemahan daya beli masyarakat domestik turut memperburuk kondisi pasar. Situasi ini mendorong konsumen beralih ke produk impor yang dipatok dengan harga lebih murah sehingga menggeser produk lokal.

"Penyebab kedua ini, rendahnya, turunnya daya beli masyarakat. Sehingga masyarakat memilih barang yang murah. Barang yang murah itu impor, akibatnya produsen-produsen barang Indonesia kalah bersaing, maka tutup perusahaannya," ujar Said.

Sektor industri nasional juga dinilai masih memiliki ketergantungan tinggi pada bahan baku impor. Kondisi tersebut memicu kerentanan finansial bagi perusahaan ketika terjadi fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Penyebab yang ketiga tidak bisa dihindari daripada PHK itu adalah fluktuasi harga dolar AS terhadap rupiah dan indeks saham gabungan. Karena kebanyakan perusahaan masih menggunakan bahan baku impor, berarti belinya pakai dolar, sedangkan jualnya rupiah. Kalau rupiah terpuruk terhadap dolar, bangkrut mereka," jelas Said.

Guna menekan angka PHK, Said mengusulkan deregulasi aturan yang menghambat bisnis serta pembatasan impor pada sektor tekstil, garmen, sepatu, hingga makanan dan minuman. Di samping itu, ketentuan pesangon 0,5 kali dalam PP Nomor 35 Tahun 2021 dinilai turut mempermudah perusahaan melepas pekerja.

"Penyebab yang membuat perusahaan jadi gampang PHK itu pesangon 0,5," tutup Said Iqbal.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed