Harga Emas Global Melonjak Lebih dari 17%, Tren Debasement Trade Jadi Pemicu

Smallest Font
Largest Font

Penulis : Grace El Dora 25 Aug 2026 | 15:47 WIB

Ilustrasi emas digital (Foto dok. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange/ICDX)

JAKARTA, investor.id – Harga emas global mencatatkan lonjakan signifikan lebih dari 17% sejak pertengahan Juli 2026. Para pelaku pasar menilai gelombang kenaikan terbaru ini utamanya didorong oleh maraknya tren debasement trade, yaitu strategi investor melindungi nilai kekayaan dari dampak jangka panjang pembengkakan utang pemerintah serta suntikan likuiditas pasar.

Salah satu pemicu utamanya adalah peningkat intervensi di pasar obligasi AS, mengutip laporan CNBC internasional pada Selasa (25/8/2026). Departemen Keuangan AS mengintensifkan aksi pembelian kembali (buyback) obligasi untuk menyokong likuiditas. Langkah ini menekan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, yang secara otomatis meningkatkan daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Di saat bersamaan, pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent terkait strategi fiskal jangka panjang memicu kekhawatiran publik atas kesinambungan anggaran, terlebih saat utang nasional AS mendekati angka fantastis US$ 40 triliun.

Selain faktor fiskal, eskalasi risiko geopolitik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah yang bertahan di atas US$ 93 per barel makin memperkuat permintaan terhadap emas sebagai aset aman (safe-haven). Kenaikan ini juga didukung oleh pelemahan indeks dolar AS ke level terendah dalam tiga bulan terakhir.

Di sisi lain, aksi pemborongan emas oleh bank-bank sentral dunia untuk diversifikasi cadangan devisa masih menjadi pilar utama penyokong harga. Dari sektor investasi, produk ETF emas global mencatatkan arus masuk bersih (net inflows) sekitar US$ 3 miliar pada Juli 2026, mengakhiri tren penurunan sebelumnya dan berlanjut hingga Agustus 2026.

Kombinasi antara risiko fiskal, ketegangan geopolitik, lonjakan harga energi, serta penurunan yield obligasi diproyeksikan bakal terus menjaga tren penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Lonjakan harga emas sepanjang 2026 mencerminkan tingginya ketidakpastian dalam perekonomian global. Pembengkakan utang negara-negara maju dan kebijakan intervensi likuiditas telah memicu kekhawatiran atas penurunan daya beli mata uang fiat (debasement).

Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan serta lonjakan harga komoditas energi makin mendorong pelaku pasar, mulai dari investor ritel, institusi, hingga bank sentral untuk mengalihkan portofolio mereka ke aset bernilai stabil. Dalam situasi ini, emas kembali membuktikan perannya sebagai benteng utama terhadap risiko inflasi, volatilitas pasar, dan instabilitas ekonomi global.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

China Borong Emas dalam Jumlah Fantastis, Kepemilikan Obligasi AS Jeblok

Miliarder Ray Dalio Sarankan Lepas Obligasi, Alihkan ke Emas dan Bitcoin (BTC)

Harga Emas di Atas US$ 4.600, Level Ini Jadi Target Berikutnya

Menkeu AS Yakin Defisit Anggaran Era Donald Trump Sudah Capai Puncak

Dari Saham AS ke Emas, XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk lewat CFD

Market 50 detik yang lalu Harga Emas Naik Tajam, Apa Pemicunya dan Seberapa Jauh Bisa Melesat? Harga emas dunia melesat lebih 17% didorong tren debasement trade, risiko utang AS, dan melonjaknya harga minyak global.

National 26 menit yang lalu Warga Ramai-ramai Berlibur Naik KA di Libur Maulid Nabi, Okupansi Sentuh 91% Pada hari Libur Maulid Nabi di Selasa (25/8/2026), KA Pangrango melayani 3.374 pelanggan dengan okupansi mencapai 91%.

Business 39 menit yang lalu Momentum Perluas Pemanfaatan Bata Interlock Danantara Housing Expo 2026 menjadi momentum SIG memperluas pemanfaatan bata interlock yang lebih efisien dan lebih tahan gempa.

Market 59 menit yang lalu BofA Ungkap Prediksi Harga Emas Terbaru, Bisa Tembus Segini Analis di BofA menilai harga emas masih memiliki potensi untuk bergerak lebih tinggi meski sentimen pasar cenderung lesu.

Market 1 jam yang lalu Harga Emas Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026, di BSI, HRTA, Lotus Archi & Minigold Simak harga emas di BSI, HRTA (Emasku), Lotus Archi dan Minigold cenderung menguat pada hari ini, Selasa 25 Agustus 2026

International 1 jam yang lalu DSET: Indonesia Perlu Perkuat Koneksi Rantai Pasok Teknologi Global DSET Taiwan sebut Indonesia perlu perkuat koneksi rantai pasok semikonduktor global dan SDM untuk dorong ekonomi bernilai tinggi.

Tag Terpopuler

Terpopuler

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026, Cek Rinciannya Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Senin 24 Agustus 2026

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed