Benny K. Harman Minta Maaf Usai Ucapkan 'Otak Kamu Ada Gak' ke Wartawan di DPR
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman, meminta maaf atas ucapannya yang dinilai merendahkan wartawan saat diwawancarai di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Pernyataan tersebut muncul saat Benny dimintai konfirmasi terkait ketidakhadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam Sidang Tahunan MPR dan upacara HUT ke-81 RI.
Benny menjelaskan bahwa SBY sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat dan akan berada di sana hingga akhir Agustus sehingga tidak bisa hadir dalam kedua acara kenegaraan tersebut.
Namun, saat wartawan menanyakan kembali kehadiran SBY, Benny menghardik dengan berkata, "Woi, kau otak kamu ada nggak. Saya jelaskan gitu kok. Iya kan. Kalau dia sudah check up di sana sampai akhir bulan kok masih nanya lagi, banyak wartawan yang aneh-aneh sekarang ini," ujar Benny.
Wakil Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Erwin Siregar, mengecam pernyataan Benny karena dianggap merendahkan profesi wartawan. Ia menegaskan bahwa pertanyaan wartawan merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memastikan informasi yang jelas.
"Kami menyayangkan dan mengecam pernyataan yang merendahkan dari Pak Benny K. Harman," kata Erwin.
Erwin meminta Benny untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada wartawan yang bersangkutan dan publik, serta mengancam akan melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan jika tidak ada permintaan maaf.
Benny kemudian memberikan klarifikasi bahwa ucapannya bukan dimaksudkan untuk merendahkan wartawan dan meminta maaf jika ada yang merasa tersinggung.
"Tadi teman-teman tanya lagi, berarti bapak Presiden ke-6 Bapak SBY apakah hadir atau tidak hadir, kalau beliau sampai di sana akhir bulan ya otomatislah beliau nggak bisa hadir kan begitu," ujar Benny.
"Itu sudah selesai kan begitu, lalu selesai begitu diulang lah, ini kalau tanya mesti pakai otaklah sedikit wartawan ini, jangan sudah dijawab ditanya lagi tanya lagi," tambahnya.
SBY sendiri dipastikan tidak akan hadir dalam Sidang Tahunan MPR pada Jumat, 14 Agustus 2026, maupun upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, karena masih menjalani check up di Amerika Serikat.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut akan mengirimkan undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden serta ketua umum partai politik pada pekan tersebut sebagai bentuk penghormatan.
Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR tahun ini akan dimulai lebih pagi pada 14 Agustus agar seluruh rangkaian acara selesai sebelum pelaksanaan Salat Jumat, sebagaimana dijelaskan oleh Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow