Xabi Alonso mulai tugas di Chelsea setelah Liam Rosenior dipecat

Smallest Font
Largest Font

Xabi Alonso mulai bertugas sebagai manajer Chelsea setelah ditunjuk menggantikan Liam Rosenior yang dipecat, dengan target utama membenahi permainan tim menjelang musim depan, menurut Detik Sport.

Penunjukan itu terjadi setelah Chelsea tampil buruk musim lalu, terseret ke klasemen Premier League hingga akhirnya finis di luar zona Eropa.

Alonso mengawali pekerjaan ketika sebagian pemain baru didatangkan untuk memenuhi kebutuhan tim, di antaranya Morgan Rogers, Marco Palestra, Emmanuel Emegha, dan Geovany Quenda, seperti dikutip ESPN.

Ia juga menilai komposisi skuad yang sudah ada di Stamford Bridge menjadi dasar untuk membentuk tim yang lebih tangguh menghadapi musim berikutnya, ujar Detik Sport.

Alonso menyatakan fokusnya bukan menetapkan target tinggi sejak awal.

"Gagasannya adalah untuk tidak terlalu memikirkan apa yang akan terjadi di bulan Mei," kata Alonso di sela tur pramusim ke Australia, seperti dikutip ESPN.

Ia menilai proses berjalan melalui pembentukan energi dan kekompakan yang jelas, agar gagasan tim bisa berkembang dalam perjalanan musim.

"Kami perlu melangkah selangkah demi selangkah. Kami ingin memulai dengan baik, tetapi untuk itu kami perlu menciptakan energi yang baik, kekompakan yang baik dalam tim, ide-ide yang jelas, dan itu pasti akan berkembang," kata Alonso di sela tur pramusim ke Australia, seperti dikutip ESPN.

Menurutnya, perubahan tim akan terlihat saat musim berlangsung dari awal hingga akhir.

"Saya yakin bahwa tim yang akan memulai di bulan Agustus tidak akan sama dengan tim yang menuntaskan musim di bulan Mei, dan saya yakin tim di bulan Mei akan lebih baik daripada di hari pertama," kata Alonso di sela tur pramusim ke Australia, seperti dikutip ESPN.

Ia menekankan pengembangan tim melalui pemain baru, staf kepelatihan, dan ide-ide kerja, dengan tempo yang bisa berbeda-beda.

"Saya tidak ingin terlalu cepat membicarakan apa tujuan kami. Kami ingin menjalani musim yang baik. Kami ingin pantas berada di posisi setinggi mungkin, dan untuk itu kami perlu bekerja keras.

Kami perlu mengembangkan tim ini dengan pemain baru, pelatih baru, ide-ide baru. Terkadang butuh waktu lebih lama, terkadang bisa lebih cepat," kata Alonso di sela tur pramusim ke Australia, seperti dikutip ESPN.

Alonso menilai kondisi awal berjalan positif dan para pemain bekerja keras sesuai yang ia inginkan.

"Jadi bersiaplah untuk mencoba mengembangkan ide yang kami miliki, rencana ini. Tapi sejauh ini, perasaan yang ada sudah baik. Energi yang baik. Para pemain bekerja keras, dan itulah yang kami inginkan," tegas Alonso di sela tur pramusim ke Australia, seperti dikutip ESPN.

Detik Sport mencatat, Alonso sebelumnya memiliki rekam jejak yang baik bersama Bayer Leverkusen dengan meraih treble domestik pada 2024 setelah ditunjuk melatih pada Oktober 2022.

Ia juga pernah ditunjuk menangani Real Madrid namun hanya bertahan sekitar tujuh bulan, sebelum dipecat usai kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Januari lalu.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed