Jurnalis Brasil Sebut São Paulo Berada dalam Situasi Desperat

Smallest Font
Largest Font

Jurnalis Arquibancada Tricolor, Gabriel Sa, melontarkan kritik tajam kepada skuat dan pelatih Dorival Junior usai Sao Paulo kalah 0-1 dari Chapecoense pada laga pekan ke-24 Liga Brasil, Minggu, 23 Agustus 2026. Sa menilai performa klub berada dalam kondisi terburuk dan terancam terdegradasi.

Ancaman jurang degradasi kian nyata karena hasil ini memperpanjang tren negatif Sao Paulo menjadi sepuluh pertandingan tanpa kemenangan. Selain menahan posisi tim di peringkat ke-13 dengan 27 poin—hanya berjarak tiga angka dari Mirassol di zona merah—penyerang Jonathan Calleri juga mengalami cedera dalam laga tersebut.

Mengomentari kemunduran performa klub, Sa menilai krisis saat ini jauh lebih parah dibandingkan masa-masa sulit yang pernah dialami tim pada musim-musim sebelumnya.

"Ini perjuangan nyata agar Sao Paulo tidak jatuh. Situasinya lebih buruk dari 2013, lebih buruk dari 2017, lebih buruk dari tahun mana pun dalam sejarah Sao Paulo Futebol Clube. Sao Paulo adalah tim yang terlihat seperti tim yang terdegradasi.

Sao Paulo terlihat seperti tim mati yang tidak bisa bereaksi. Stadion penuh, di depan area tandang yang padat, Sao Paulo memainkan permainan yang mengerikan. Mengerikan!

Jika sebelumnya alasannya adalah Sao Paulo mengalami pemadaman, hari ini tidak ada pemadaman. Itu adalah 90 menit kekacauan dari Sao Paulo. 100 menit, bukan? 100 menit tanpa apa pun dari Sao Paulo!" ujar Gabriel Sa, jurnalis Arquibancada Tricolor.

Tidak hanya menyasar para pemain di lapangan, sorotan tajam juga diarahkan kepada jajaran kepelatihan yang dinilai gagal memanfaatkan waktu jeda untuk membawa perubahan positif bagi strategi tim.

"Tidak ada alasan lagi untuk Dorival Junior juga. Dia punya sangat banyak waktu untuk berlatih, punya banyak waktu untuk berlatih. Dan Sao Paulo tidak bisa bergerak dari tempatnya.

Hari ini Calleri juga cedera, satu lagi kekhawatiran yang kita miliki. Ini membuat putus asa. Sedih dan putus asa, karena ada 18 poin yang harus dicari dan saya tidak tahu dari mana akan mendapatkan 18 poin itu.

Saya tidak tahu apakah akan mendapatkan 18 poin itu. Satu-satunya hal yang tersisa untuk kita. Orang-orang itu mengambil segalanya dari kita.

Satu-satunya hal yang tersisa untuk kita adalah belum pernah terdegradasi. Mereka mengambil segalanya dari Sao Paulo. Ini satu-satunya rekor yang tersisa, dan mereka akan berhasil mengacaukannya.

Orang-orang ini akan berhasil," kata Gabriel Sa, jurnalis Arquibancada Tricolor.

Berdasarkan jadwal kompetisi Brasileirao, Sao Paulo dijadwalkan kembali bertanding melawan Red Bull Bragantino di Stadion MorumBIS pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed