São Paulo Akhiri Puasa Kemenangan dengan Tekuk Bragantino 2-1 di Morumbi

Smallest Font
Largest Font

São Paulo mengakhiri rentetan sepuluh pertandingan tanpa kemenangan di Liga Brasil dengan menaklukkan Red Bull Bragantino 2-1 pada Sabtu malam (29/8/2026) di Stadion Morumbi.

Kemenangan ini membuat São Paulo mengantongi 30 poin dan menjauh dari zona degradasi, sementara Bragantino tetap di 35 poin. Gol dibuka oleh Luciano lewat penalti pada menit ke-13, disusul gol Gustavo Santana di masa tambahan babak pertama.

Luciano yang kini menyamai rekor 115 gol legenda Careca untuk São Paulo, mengaku terpengaruh masalah di luar lapangan yang sedang dihadapi klub.

"Saya selalu bilang São Paulo sangat besar dan sedang mengalami masa terberat dalam sejarahnya. Banyak hal di luar lapangan yang kita coba abaikan tapi tetap berpengaruh. Saya ingin menyampaikan kepada suporter kami akan berjuang untuk kembali menjadi tim juara," ujar Luciano dalam wawancara usai pertandingan.

Ia juga menceritakan interaksinya dengan Tiago Volpi, mantan rekan setim dan kiper lawan dalam laga ini, sebelum mengeksekusi penalti.

"Dia mengatakan saya akan menendang ke sisi silang, tapi saya bilang tidak. Akhirnya saya berhasil melakukan eksekusi yang bagus. Saya sudah kenal dia, bahkan pernah cetak gol penalti saat saya di Grêmio dan dia di São Paulo," kata Luciano.

Pelatih Dorival Júnior menjelaskan strategi tim yang berhasil menahan serangan cepat Bragantino dan mengoptimalkan transisi dalam pertandingan.

"Bragantino sangat cepat dalam serangan langsung, kami harus cegah ruang dan percepat keluarnya bola. Taktik itu dijalankan dengan baik," ujar Dorival.

Pelatih ini juga mengungkapkan tidak meminta tambahan pemain baru, melainkan fokus memanfaatkan potensi pemain muda dari akademi Cotia.

"Kami sedang membangun tim dari pemain muda yang menjanjikan. Ini sudah saya lakukan sebelumnya dan penting untuk situasi sekarang," ujar Dorival.

Ia juga menyayangkan beberapa keputusan wasit yang menurutnya merugikan tim, termasuk penalti yang tidak diberikan di laga sebelumnya.

"Kami kehilangan banyak poin karena kesalahan wasit. Itu memperberat posisi di klasemen," katanya.

Masalah keterlambatan gaji juga sempat disinggung Dorival, yang menyebut hal itu berdampak pada lingkungan tim namun tidak mengurangi dedikasi pemain.

"Banyak tim besar juga mengalami hal yang sama. Meski begitu, tidak ada pemain yang mengeluh secara terbuka, itu menunjukkan komitmen mereka," kata Dorival.

São Paulo akan kembali berlaga di kandang melawan Atlético-MG pada Sabtu depan, kemudian fokus pada pertandingan Copa Sudamericana menghadapi Boca Juniors.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed