PT RMK Energy Tbk Catat Lonjakan Pendapatan dan Laba Semester I-2026
PT RMK Energy Tbk (RMKE) membukukan pertumbuhan signifikan pada kinerja keuangan semester I-2026. Pendapatan perseroan melonjak 176,7% menjadi Rp 1,6 triliun, sementara laba bersih meningkat 86,2% menjadi Rp 163,1 miliar, menurut dilansir dari Investor Daily.
Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan batu bara sebesar 302,3% menjadi 1,7 juta ton, serta pertumbuhan volume jasa pengangkutan batu bara naik 424,9% menjadi 1,4 juta ton. Harga jual rata-rata batu bara juga naik 15,1% selama periode tersebut.
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyatakan bahwa pertumbuhan di kedua segmen bisnis ini saling menguatkan.
"Segmen jasa memberikan kontribusi laba dengan margin yang lebih tinggi dibandingkan segmen penjualan batu bara. Hal ini mencerminkan operating leverage yang melekat pada model bisnis logistik berbasis aset," ujar Vincent.
Menurutnya, penjualan dan jasa batu bara bukan dua sumber laba yang bersaing, melainkan saling melengkapi dan memperkuat basis laba perseroan. Dari sisi laba usaha, jasa batu bara berkontribusi sebesar 63,7%, sedangkan penjualan batu bara 36,3%.
Vincent menambahkan bahwa peningkatan volume logistik penting bagi profitabilitas RMKE, karena kenaikan volume dapat menambah laba tanpa kenaikan biaya proporsional. Arus kas operasional RMKE juga positif dengan pertumbuhan 62,8% menjadi Rp 140,3 miliar pada semester I-2026.
Manajemen RMKE melihat prospek bisnis yang lebih baik memasuki semester II-2026, seiring tren pertumbuhan yang meningkat di semua segmen usaha.
"Kami melihat tren yang jauh lebih baik pada kuartal kedua tahun ini, dengan pertumbuhan di seluruh segmen usaha yang kami miliki," kata Vincent.
Selain itu, iklim usaha sektor pertambangan dinilai akan semakin kondusif pada paruh kedua tahun ini dengan kebijakan pemerintah yang lebih jelas.
RMKE mengoperasikan infrastruktur logistik berbasis jalur kereta api sepanjang 38 km menghubungkan area tambang dengan Stasiun Muat Gunung Megang, serta jalur hauling 8 km menuju Pelabuhan Musi 2 Kramasan. Bisnis penjualan batu bara bersumber dari tambang milik sendiri, tambang grup, dan pihak ketiga melalui pembelian mulut tambang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow