PT Bukit Asam Catat Laba Bersih Rp 2,65 Triliun di Semester I 2026

Smallest Font
Largest Font

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,65 triliun pada enam bulan pertama 2026, didukung oleh strategi penjualan adaptif dan efisiensi biaya, dilansir dari Investor Daily.

Perusahaan membukukan pendapatan Rp 22,03 triliun, naik 8% dibanding tahun sebelumnya, meski volume penjualan turun 2%. Harga jual rata-rata naik 10% didorong kenaikan Newcastle Index dan ICI-3 masing-masing 25% dan 15% secara tahunan.

Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan, "Di tengah momentum penguatan harga batu bara global, perseroan mampu mengoptimalkan peluang pasar melalui strategi penjualan yang adaptif, yang didukung oleh pelaksanaan program efisiensi secara cermat dan tepat sasaran."

PTBA juga mencatat peningkatan kinerja operasional pada kuartal II-2026, dengan produksi naik 94% dan penjualan naik 8% secara kuartal ke kuartal. Harga jual rata-rata pada kuartal ini naik 14% dibanding kuartal sebelumnya.

Bambang menambahkan, "Capaian tersebut mencerminkan kemampuan perseroan dalam menangkap momentum pasar secara optimal, dengan tetap menjaga disiplin operasional dan efisiensi biaya sebagai fondasi pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan."

Volume produksi semester pertama mencapai 49,55 juta ton, volume penjualan 49,51 juta ton, dan volume angkutan 41 juta ton. Rasio stripping tercatat 5,63 kali.

PTBA merealisasikan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 1,09 triliun atau 30% dari target tahunan Rp 3,64 triliun sampai Juni 2026.

Proporsi penjualan batu bara terdiri dari 51% pasar domestik dan 49% ekspor. Lima negara tujuan ekspor terbesar adalah Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed