Polres Metro Jakarta Pusat Selidiki Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Smallest Font
Largest Font

Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat memanggil dan memeriksa Evan (37), calon suami atlet golf Jesslyn Wijaya Lay, Rabu (22/7/2026), untuk menggali keterangan terkait menghilangnya Jesslyn. Penyelidikan terus berjalan meski terdapat indikasi sang atlet telah terbang ke Malaysia.

Hingga saat ini, Evan belum memperoleh kepastian mengenai keberadaan calon istrinya. Sementara itu, data manifes penerbangan kepolisian menunjukkan keberadaan Jesslyn yang telah bertolak menuju Kuala Lumpur.

Dugaan awal mengarah pada tindakan yang disengaja dan terencana. Meski demikian, pihak kuasa hukum menegaskan perlunya pembuktian lebih lanjut atas indikasi tersebut.

Kuasa hukum Evan, Andi Darti, membeberkan kondisi terkini kliennya di tengah proses pemeriksaan kepolisian.

"Kemarin calon suami Jesslyn didengarkan keterangannya di Polres. Dan Evan selaku calon suami saat ini fokus untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Jesslyn," kata Kuasa Hukum Evan, Andi Darti.

Proses penelusuran fakta lapangan masih terus berjalan untuk mengonfirmasi keberadaan atlet golf tersebut di luar negeri.

"Kami belum bisa memastikan (Jesslyn ke Malaysia), tetapi ada beberapa bukti petunjuk yang menurut saya selaku kuasa hukum harus didalami yakni ada perencanaan terlebih dahulu," ujar Darti.

Sebelum dilaporkan hilang, Jesslyn diketahui telah menetap mandiri di sebuah hunian vertikal daerah Pluit selama kurun waktu sepuluh bulan terakhir dan tengah menyiapkan rencana pernikahan.

"Dia keluar dari rumah orang tuanya. Dia hidup di apartemen, tinggal di apartemen di daerah Pluit, ya. Barang barang pribadi korban masih di apartemen.

Nah, di situ udah hampir 10 bulan dia tinggal di situ. Nah, si Jasslyn ini itu juga dalam waktu dekat juga akan segera menikah dengan Evan," katanya.

Di sisi lain, kepolisian mengungkap rincian pergerakan lokasi Jesslyn sebelum terdeteksi meninggalkan Indonesia bersama pihak keluarga.

"Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Peristiwa dugaan penculikan awalnya dilaporkan terjadi pada Senin (13/7/2026) malam di sebuah restoran kawasan Jakarta Pusat. Keberangkatan Jesslyn ke Kuala Lumpur bersama ayahnya tercatat sehari setelahnya, yakni Selasa (14/7/2026). Olah TKP menunjukkan tidak ada rekaman CCTV di lokasi kejadian, dan meski pelapor telah mencabut laporan dugaan penculikan, proses penyelidikan kepolisian tetap berlanjut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed