Ledakan Tabung Gas di Cikarang Utara Menewaskan Ayah dan Anak
Enam orang dalam satu keluarga menjadi korban ledakan yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (29/8/2026) dini hari.
Dua korban di antaranya, yakni Deni Setiawan (36) dan anaknya Raihan Alfarizky (7), dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis akibat luka bakar parah di RSUD Kabupaten Bekasi.
Insiden bermula saat ibu korban, Enah, sedang menghangatkan nasi di dapur lalu menyadari adanya kebocoran gas. Kerabat korban, Tami, menjelaskan Enah sempat meminta bantuan menantunya untuk memperbaiki tabung gas tersebut.
"Katanya itu gas ada yang bocor. Dia minta tolong sama menantunya, minta dibenerin," kata Tami.
Satu ledakan keras terdengar tak lama setelah permintaan bantuan tersebut dari area dapur rumah korban.
"Satu kali meledak. Pokoknya meledak gitu kedengarannya," ujar Tami.
Petugas Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta, menyampaikan bahwa dirinya mendatangi lokasi setelah didatangi anak korban lain yang meminta bantuan dalam kondisi panik.
"Awalnya kejadiannya sekitar jam 4 pagi. Saya tahu dari anaknya si Aisah. Anak itu ke rumah saya, 'Bu, minta tolong. Ini kebakaran, ibu saya sudah luka'," ujar Suta.
Suta menjelaskan proses evakuasi dilakukan dengan membawa tiga korban ke RSUD Kabupaten Bekasi dan tiga korban lainnya ke Rumah Sakit Sentra Medika.
"Gasnya bocor, terus dia mau ganti, ternyata sudah ada api. Sudah kena semua langsung satu ruangan," kata Suta.
Luka bakar yang dialami dua korban tewas tergolong sangat masif dan memenuhi sebagian besar tubuh mereka.
"Dua korban yang meninggal itu luka bakarnya di atas 90 persen, sudah full, kayaknya sudah 100 persen," kata Suta.
Mengenai kondisi Enah yang menderita luka bakar hingga 90 persen, ia kini masih mendapatkan penanganan khusus di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi.
"Kalau kondisinya kritis atau tidak kami belum tahu karena memang tidak boleh dijenguk, karena di ICU. Tapi awal masuk kondisi luka bakarnya sudah lumayan 90 persen," ujar Suta.
Sementara itu, tiga korban luka lainnya adalah Amelya Putri yang dirawat di ruang biasa karena mengalami luka bakar di bawah 50 persen, serta Buyin dan Aisah (15) yang menjalani perawatan luka di RS Sentra Medika. Penyelidikan atas penyebab pasti munculnya titik api dalam peristiwa ini kini ditangani oleh Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow