Pintu dan Ruangguru Gelar Edukasi Kripto Bagi Karyawan Muda
Akses ke berbagai instrumen investasi semakin mudah terbuka bagi masyarakat. Selain saham dan komoditas, aset kripto kini makin diminati publik untuk melengkapi portofolio keuangan mereka, seperti dilansir dari Investor Daily.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pemodal aset kripto di Tanah Air mencapai 22,69 juta orang pada Juni 2026. Nilai transaksi investasi tersebut menyentuh angka Rp28,58 triliun pada periode yang sama.
Pertumbuhan minat pasar perlu diimbangi pemahaman komprehensif agar masyarakat berinvestasi secara bijak. Literasi yang baik dapat menghindarkan pemodal pemula dari potensi kerugian akibat kurangnya pemahaman risiko.
Menanggapi kebutuhan itu, PT Ruang Raya Indonesia (Ruangguru) bersama platform Pintu menyelenggarakan program literasi keuangan. Inisiatif bertajuk Pintu Goes to Office ini menargetkan para pekerja muda di lingkungan kantor Ruangguru.
"Kami melihat semakin banyak karyawan muda, khususnya di industri teknologi yang mulai melirik aset crypto sebagai bagian dari portofolio investasi, tetapi belum sepenuhnya memahami karakteristik produk, risiko, dan cara mengelolanya dengan bijak. Melalui program ini, kami ingin memastikan edukasi ini menjangkau mereka langsung di tempat kerja, dengan materi yang aplikatif dan mudah dipahami," kata Chief Marketing Officer (CMO) PINTU Timothius Martin.
Pelatihan tersebut memberikan pemahaman dasar mengenai mekanisme aset digital, manajemen risiko, dan cara mengantisipasi modus penipuan. Peserta juga diajarkan cara memanfaatkan fitur investasi secara terukur dan disiplin.
"Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak trader dan investor yang memahami peluang dan risiko terkait aset kripto, sehingga mampu berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam mendukung perkembangan industri aset kripto di Indonesia," ujar Timothius.
CFO Ruangguru Arman Wiratmoko menyampaikan bahwa pemahaman finansial merupakan bagian penting dari pengembangan diri karyawan. Menurutnya, edukasi ini membantu pekerja mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan, bukan sekadar mengikuti tren pasar.
"Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi tim kami untuk memahami aset kripto secara komprehensif dan bertanggung jawab, sehingga karyawan yang berminat untuk melakukan trading atau berinvestasi dalam aset kripto dapat mengambil keputusan investasi dengan didasari pengetahuan yang memadai, bukan sekadar ikut tren," ungkap Arman.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di kantor pusat Ruangguru pada 6 Agustus 2026 ini diikuti lebih dari 70 karyawan. Program ini menjadi komitmen kedua perusahaan dalam meningkatkan pemahaman finansial pekerja muda.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow