Pemerintah Tetapkan Anggaran Pendidikan 2027 Sebesar Rp 820 9 Triliun
Pemerintah menetapkan alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp 820,9 triliun dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa pada Jumat (14/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Sabtu (15/8/2026). Nilai tersebut mencatatkan kenaikan sekitar Rp 100 triliun dibandingkan outlook anggaran pendidikan tahun 2026.
Purbaya menegaskan bahwa penetapan besaran dana tersebut mengacu pada amanat konstitusi untuk sektor pendidikan nasional.
"Sesuai dengan Undang-Undang 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN dan nota keuangan tahun anggaran 2027.
Dana total sebesar Rp 820,9 triliun tersebut dirancang untuk membiayai sederet program prioritas, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta siswa senilai Rp 15,9 triliun serta KIP Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa senilai Rp 17 triliun. Selain itu, alokasi anggaran mencakup bantuan operasional sekolah bagi 54,2 juta siswa, PAUD untuk 6,3 juta peserta didik, hingga operasional 148 museum dan taman budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya memerinci sejumlah porsi anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendidikan nasional.
"Untuk pembangunan 7 sekolah unggul Rp 2,7 triliun. Untuk renovasi sekolah dan madrasah itu Rp 18,2 triliun. Untuk pembangunan 100 SR (Sekolah Rakyat) dan operasional 166 SR sebesar Rp 32,9 triliun," sebut Purbaya.
Penetapan renovasi tersebut menargetkan perbaikan pada 12.215 satuan pendidikan, berdampingan dengan alokasi untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) non-PNS bagi 1,3 juta guru serta TPG ASN Daerah untuk 1,7 juta guru.
"Itu mungkin sebagian yang bisa saya sebutkan ya," imbuhnya.
Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk program pemenuhan gizi siswa dan beasiswa pendidikan tinggi melalui LPDP.
"Sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," ucapnya lagi.
Alokasi Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut ditargetkan untuk menyasar hingga 60,6 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow