Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman Hadapi Kekeringan El Nino
Pemerintah memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman meski Indonesia menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino, dengan ketersediaan beras diperkirakan cukup untuk sekitar 10 bulan ke depan.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan perhitungan tersebut berdasarkan beberapa sumber stok dan produksi beras, termasuk tanaman padi yang masih berada di lahan atau standing crop yang mencapai 3,8 juta hektare dengan potensi produksi sekitar 10 juta ton beras.
Selain itu, pemerintah juga menghitung beras yang berada di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga sekitar 10 juta ton, serta stok di gudang yang mencapai sekitar 5 juta ton, sehingga total stok mencapai 25-26 juta ton.
"Kalau per bulan itu konsumsinya 2,6 juta. Berarti kalau 26 juta berarti 10 bulan," ujar Amran di Karawang, Senin (31/8/2026).
Perhitungan ini mencakup periode September hingga Juni dengan perkiraan panen puncak pada Maret, yang diperkirakan akan menambah pasokan sebelum stok habis.
"Overlap, Maret sudah panen puncak lagi. Jadi aman," tambah Amran.
Pemerintah juga mengantisipasi dampak kekeringan El Nino terhadap produksi padi dengan melakukan pompanisasi untuk mengoptimalkan lahan berpotensi air guna menjaga produktivitas tanaman padi.
Menurut Amran, luas tanaman yang terdampak kekeringan saat ini sekitar 30.000 hektare dari total luas tanam sekitar 11 juta hektare, yang dianggap masih relatif kecil dibandingkan total luas tanam nasional.
Pemerintah menargetkan penanaman kembali di lahan yang belum ditanami namun memiliki potensi sumber air, dengan target tambahan sekitar 100.000 hektare di wilayah Jawa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow