Yayasan Bulir Padi Latih Keterampilan Kerja Perempuan Prasejahtera

Smallest Font
Largest Font

Yayasan Bulir Padi menggelar pelatihan keterampilan berbasis industri melalui Program LENTERA untuk 20 perempuan muda prasejahtera di Tangerang, Banten, pada Minggu, 2 Agustus 2026, demi mendongkrak kesiapan menghadapi dunia kerja.

Langkah penanganan pengangguran ini dijalankan dengan menggandeng mitra lokal Yayasan Maleo, seperti dilansir dari Investor Daily. Inisiatif perluasan wilayah operasional ke Tangerang tersebut menjadi penanda komitmen lembaga dalam memberdayakan pemuda rentan di luar Jakarta.

Keterampilan berbasis industri dan pemerataan akses informasi dunia kerja diberikan kepada para penerima manfaat pertama yang bertepatan dengan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia. Kurikulum program mencakup pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang didukung finansial oleh PT Tigaraksa Satria Tbk, literasi digital, soft skill, vokasi, pendampingan siap kerja, hingga sesi dukungan keluarga.

“Kombinasi minimnya keterampilan kerja, keterbatasan pendidikan yang memadaidan selaras dengan kebutuhan pasar kerja menciptakan lingkaran yang sulit diputus tanpa intervensi yang tepat sasaran,” kata Tia Sutresna, Ketua Yayasan Bulir Padi.

Intervensi program ini dirancang secara menyeluruh guna membangun kepercayaan diri serta kemandirian ekonomi peserta melalui sokongan lingkungan terdekat. Hubungan kemitraan ini juga berfokus menyediakan ruang aman bagi perempuan muda dalam melatih potensi diri dan memperluas jaringan pertemanan positif.

“Sejalan dengan misi dan visi YBP, Program LENTERA tidak hanya diharapkan akan melahirkan perempuan muda yang memiliki keterampilan dan berdaya, namun juga menjadi agen perubahan bagi keluarga dan komunitasnya, untuk menjadi bagian yang positif dan produktif darimasyarakat,” tambah Tia Sutresna.

Tindakan strategis menyasar lulusan SMK dari keluarga prasejahtera ini diambil untuk merespons tingginya angka pengangguran. Data Badan Pusat Statistik per Agustus 2025 memperlihatkan Tingkat Pengangguran Terbuka Banten berada di posisi keempat nasional sebesar 6,69 persen, dengan persentase perempuan mencapai 7,12 persen dan tingkat pengangguran SMK menyentuh 10,13 persen.

Kondisi pasar kerja tersebut berbanding lurus dengan angka Not in Employment, Education, and Training Banten yang bertengger di peringkat ke-10 nasional sebesar 23,79 persen. Kelompok perempuan muda yang tidak bekerja maupun menempuh pendidikan di wilayah tersebut mendominasi hingga mencapai 36,76 persen.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed