PNM Salurkan Pembiayaan untuk Perempuan Suku Baduy di Lebak

Smallest Font
Largest Font

Akses layanan keuangan formal kini menjangkau kawasan pedalaman permukiman suku Baduy di Lebak. Dikutip dari Detik Finance, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyalurkan pembiayaan kepada tiga perempuan warga Baduy Luar bernama Saenah, Juni, dan Sarti.

Ketiga warga Lebak 2 tersebut menetap di lokasi yang hanya dapat diakses dengan berjalan kaki menembus jalur hutan. Kehadiran program PNM Mekaar membantu perputaran modal usaha mereka yang selama ini jauh dari jangkauan perbankan.

Saenah memanfaatkan kucuran pembiayaan pertama sebesar Rp 4 juta untuk membeli hasil bumi pada musim panen. Selain memperdagangkan hasil bumi, ia juga aktif menganyam tas koja serta menenun kain tradisional khas Baduy.

"Dengan Mekaar, alhamdulillah itu dapat gitu ya. Barang-barang bisa kebeli. Sudah beli kain, sudah dapet juga buat usaha," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Pada kelompok yang sama, Juni memperoleh modal usaha senilai Rp 6 juta guna memperkuat operasional warung dan perdagangan hasil bumi. Sementara itu, Sarti menerima pembiayaan Rp 4 juta untuk memperlancar perputaran modal bisnis serupa.

Ketiga perempuan tersebut mengenal layanan PNM Mekaar dari anggota keluarga terdekat yang telah lebih dahulu menjadi nasabah. Proses pengajuan yang dinilai praktis mendorong mereka berani mengambil fasilitas pembiayaan pertama dalam hidup mereka.

Guna menjangkau kawasan dengan hambatan geografis seperti pedalaman Baduy, PNM mengoperasikan ratusan unit layanan di berbagai wilayah terpencil. Skema PNM Mekaar menggabungkan penyaluran modal usaha dengan program pendampingan secara berkelanjutan.

Direktur Utama PNM Kindari menegaskan bahwa keberhasilan perseroan tidak hanya diukur dari besaran nominal dana yang disalurkan ke masyarakat.

"Setiap perempuan prasejahtera di Indonesia berhak mendapatkan pembiayaan dan pemberdayaan dimanapun lokasi mereka. Itu lah yang terus PNM upayakan, sejauh mana perusahaan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat bahkan yang berada di wilayah paling sulit dijangkau," jelas Kindaris.

Penyaluran modal di wilayah Baduy Luar menjadi modal dasar bagi para nasabah untuk menjaga kelangsungan warung maupun usaha hasil bumi. Penetrasi ini memperluas kesetaraan akses pembiayaan bagi masyarakat di luar pusat perkotaan.

"Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dihadiri PNM memberikan pembiayaan dan pemberdayaan selama masih ada perempuan yang ingin usahanya tumbuh," tutup Kindaris.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed