Menteri Kehutanan Dorong Perdagangan Karbon untuk Restorasi Hutan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong pemanfaatan perdagangan karbon sebagai instrumen untuk meningkatkan pembiayaan swasta dalam penanaman dan restorasi hutan. Penekanan ini disampaikan dalam keterangannya pada Jumat.
Antoni menjelaskan bahwa mekanisme ini dapat mengubah model bisnis kehutanan dari praktik penebangan menjadi pemulihan dan peningkatan tutupan hutan.
"Ini benar-benar kesempatan kita untuk menanam dan mereka (swasta) mengubah bisnis mereka dari dulu menebang jadi menanam. Ekstraktif jadi restorasi," ujar Antoni.
Dia menegaskan bahwa pengembangan pembiayaan berbasis Nature-based Solutions harus didukung dengan data mengenai potensi lokasi dan tata kelola yang jelas. Kementerian Kehutanan akan menyediakan data spasial untuk membantu identifikasi kawasan yang potensial.
"Kita betul-betul mendata, memberikan guidance tentang cara penanaman dan segala macamnya. Jadi kalau memang ada yang mau menanam, ada lokasi yang jelas, kegiatan yang jelas, dan prosesnya juga jelas," tandas Antoni.
Selain itu, pendekatan ini diharapkan memberikan kepastian informasi bagi pihak swasta yang berminat berinvestasi dalam kegiatan kehutanan. Pemerintah juga berupaya agar proyek karbon dilakukan dengan memperhatikan kualitas dan standar yang berlaku.
"Ini kira-kira yang dilakukan oleh Presiden dengan Perpres 110 itu," pungkas Antoni, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 yang menjadi landasan pengembangan nilai ekonomi karbon.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow