KKP Latih Ribuan Calon Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar pelatihan manajerial terhadap 5.153 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) selama hampir dua pekan pada 17-29 Juli 2026. Kegiatan yang dilansir dari Detik Finance ini berlangsung serentak di 10 satuan pendidikan TNI di Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Sidoarjo.

Langkah strategis tersebut diambil KKP demi menjamin pengelolaan KNMP berjalan secara produktif, profesional, serta berkelanjutan. Ribuan peserta disiapkan untuk mengisi empat jabatan krusial, yaitu Manajer Operasional, Kepala Produksi, Penjamin Mutu, dan Administrasi Keuangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menjelaskan urgensi dari pelaksanaan program tersebut.

"Ini adalah awal lahirnya generasi pertama pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Indonesia. Mereka akan menjadi penggerak pembangunan yang bekerja bersama masyarakat untuk membangun ekonomi pesisir," ujar I Nyoman Radiarta.

Pusat ekonomi modern di wilayah pesisir ini nantinya bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas usaha perikanan terpadu, seperti pabrik es, cold storage, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan. Oleh karena itu, keberhasilan program prioritas dinilai dari kemampuan pengelola dalam menghadirkan aktivitas ekonomi produktif dan menciptakan lapangan kerja.

"Fasilitas yang baik tidak akan berarti tanpa SDM yang mampu mengelolanya. Karena itu, pelatihan ini menjadi bentuk keseriusan KKP menyiapkan pengelola yang profesional, mampu bekerja sama, dan siap mendampingi masyarakat agar KNMP benar-benar tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di kawasan pesisir," jelas I Nyoman Radiarta.

Selama proses diklat, para peserta dibekali materi kompetensi umum, teknis bidang tugas, penguatan kepemimpinan, hingga kemampuan sosiologis. KKP turut melibatkan para instruktur, praktisi, dan pakar untuk membagikan pengalaman praktis lapangan.

Sebelum agenda nasional ini dimulai, BPPSDM KP telah terlebih dahulu membekali 573 tenaga pelatih melalui Training of Trainers and Microteaching pada 6-10 Juli 2026 di Makassar, Bandung, Surabaya, dan Bogor. Penyelarasan pemahaman dilakukan terhadap 28 modul pelatihan agar standar pembelajaran di seluruh lokasi seragam.

"Pengelola KNMP nantinya bukan hanya menjalankan operasional kawasan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi nelayan," ujar Kepala Pusat Pelatihan KP, Joni Haryadi D.

Seluruh rangkaian pelatihan manajerial ini dapat terwujud berkat kolaborasi lintas sektor antara KKP, Kementerian Pertahanan, PT Agrinas Jaladri Nusantara, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed