Kinerja PT Timah Meningkat 75 Persen pada Semester I 2026 Berkat Penertiban Tambang Ilegal
Produksi bijih timah PT Timah Tbk mencapai 12.232 ton pada semester I 2026, naik 75% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar 6.997 ton, menurut laporan Investor Daily.
Kenaikan ini terjadi berkat menyusutnya aktivitas tambang ilegal dan penyelundupan timah di Bangka Belitung yang berkontribusi meningkatkan kinerja perusahaan.
Penertiban dilakukan dengan menutup lokasi tambang ilegal, membina masyarakat, mengawasi perdagangan hasil tambang, dan memperkuat penegakan hukum.
Produksi ini setara sekitar 41% dari target produksi tahunan PT Timah yang dipatok sebesar 30.000 ton pada 2026.
Direktur Utama PT Timah, Maroef Sjamsoeddin, menjelaskan bahwa pola penertiban di Bangka Belitung bisa direplikasi oleh pemerintah untuk menata aktivitas tambang emas ilegal di seluruh Indonesia.
"Penertiban yang terintegrasi ini efektif mengurangi aktivitas tambang ilegal dan meningkatkan hasil produksi resmi," ujar Maroef.
Komisaris Utama MIND ID, Fuad Bawazier, yang melakukan kunjungan kerja ke PT Timah bersama jajaran direksi dan komisaris, turut mengapresiasi capaian ini sebagai langkah positif dalam pengelolaan sumber daya mineral nasional.
"Kinerja PT Timah yang membaik ini menunjukkan sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam menegakkan aturan tambang," kata Fuad.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow