Kemenkeu Belum Bahas Rencana Kenaikan Gaji ASN 2027
Kementerian Keuangan belum merencanakan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2027 karena belum masuk dalam pembahasan mendalam, sebagaimana dilaporkan Detik Finance pada Jumat (14/8/2026).
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pihak pemerintah masih melakukan diskusi internal terkait wacana penetapan kebijakan penyesuaian pendapatan pegawai negeri tersebut.
"Gaji ASN belum ada pembicaraan, masih didiskusikan," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Di tengah penjelasan resminya, Purbaya sempat berseloroh mengenai respons para ASN di media sosial. Meski demikian, pembahasan teknis mengenai kepastian kenaikan pendapatan ini ditegaskan belum dimulai.
"Kita belum didiskusikan secara mendalam, kecuali teman-teman di itu, di Tiktok komentar, kapan gaji ASN naik? Belum, kita belum bicarakan," jelas ia.
Rencana penyesuaian gaji ASN sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 30 Juni 2025. Dalam dokumen RKP 2025, kenaikan gaji ASN, TNI/Polri, serta pejabat negara masuk dalam urutan keenam dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat dengan fokus utama pada kelompok guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh.
Mengenai nasib skema gaji ASN, PNS, dan PPPK untuk tahun 2026, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah perlu meninjau kondisi keuangan negara dan pergerakan indikator ekonomi nasional terlebih dahulu. Pemerintah membutuhkan waktu setidaknya satu triwulan mendatang untuk mengukur arah perekonomian serta kesinkronan kebijakan sebelum mengambil keputusan akhir.
"Tapi saya masih tunggu satu triwulan lagi untuk melihat gimana sih sebetulnya arah ekonomi kita dengan kebanyakan yang lebih sinkron dibanding sebelumnya," kata Purbaya, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow