Kanada Bawa Pulang Negosiator dan Siapkan Tarif Balasan Lawan AS

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kanada resmi menangguhkan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat dan menarik tim perundingnya kembali ke Ottawa setelah perundingan intensif gagal mencapai kesepakatan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegagalan ini memicu pemberlakuan tarif impor baru AS sebesar 50 persen terhadap produk Kanada bernilai puluhan miliar dolar.

Kebijakan tarif anyar Washington menyasar berbagai jenis komoditas ekspor Kanada, seperti bahan bangunan, stik hoki, pakaian tertentu, hingga minuman beralkohol. Langkah tersebut langsung direspons Ottawa dengan rencana pengenaan tarif balasan bernilai setara demi melindungi sektor usaha nasional.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa perubahan mendadak pada usulan ketentuan perdagangan pihak AS merugikan posisi negaranya.

"Perubahan menit-menit terakhir pada ketentuan yang diusulkan AS tidak adil, tidak masuk akal secara ekonomi, dan menimbulkan keraguan terhadap keandalan kesepakatan apa pun," kata Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dilansir BBC.

Sebelumnya, tim negosiasi dari kedua belah pihak sempat membahas penurunan tarif AS untuk komoditas baja dan aluminium dari 50 persen menjadi 25 persen, serta kendaraan bermotor dari 25 persen menjadi 15 persen. Namun, kegagalan negosiasi membatalkan rencana penyesuaian tarif tersebut.

"Akibatnya, malam ini, saya decided untuk menangguhkan negosiasi perdagangan dengan AS dan telah menginstruksikan para negosiator untuk kembali ke Ottawa," ujar Mark Carney, Perdana Menteri Kanada.

Sikap tegas Kanada juga tercermin dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya saing industri domestik dari dampak kebijakan tarif sepihak.

"Kanada akan menyamai tarif tersebut dolar demi dolar untuk melindungi pekerja dan dunia usaha kami," kata Mark Carney, Perdana Menteri Kanada, dikutip dari NBC News.

Di sisi lain, Perwakilan Dagang Amerika Serikat menyatakan kekecewaannya atas keputusan Kanada yang membatalkan hasil pembahasan awal pekan.

"Malam ini, Kanada menolak untuk merampungkan kesepakatan dagang berdasarkan ketentuan yang telah disepakati awal pekan ini," kata Jamieson Greer, Perwakilan Dagang AS.

Pihak AS mengklaim telah memberikan penawaran terbaik di pasar domestik sebelum Kanada menyampaikan tuntutan baru.

"Meskipun AS telah menawarkan perlakuan terbaik bagi Kanada—setara dengan eksportir utama lainnya di pasar kami—munculnya tuntutan baru dan penarikan kembali komitmen lain oleh Kanada telah merusak keseimbangan yang sebelumnya telah dicapai dengan susah payah," ujar Jamieson Greer, Perwakilan Dagang AS.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed