IHSG Sesi I Stagnan 6.351, Lima Saham Melonjak Ratusan Persen
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (6/8/2026). Seperti dilansir dari Investor Daily, IHSG hanya menguat tipis sebesar 0,19 poin atau 0,00% ke posisi 6.351,33.
Sepanjang paruh pertama perdagangan hari ini, IHSG bergerak bervariasi pada rentang 6.324 hingga 6.388. Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume perdagangan mencapai 34,72 miliar lembar saham.
Nilai transaksi bursa tercatat sebesar Rp 10,36 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.633.303 kali. Sebanyak 274 saham mengalami kenaikan harga, 333 saham melorot, dan 184 saham diperdagangkan stagnan.
Sementara itu, indeks saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 tergelincir sebesar 0,01%. Sebagian besar sektor saham sejatinya menguat pada penutupan sesi I ini.
Sektor perindustrian memimpin kenaikan setelah melonjak 1,19%, disusul sektor transportasi sebesar 1,16%. Penguatan juga terjadi pada sektor energi 0,56%, sektor barang baku 0,32%, serta sektor barang konsumsi non-primer 0,23%.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor kesehatan yang turun 1,14%, sektor teknologi 0,35%, dan sektor properti 0,1%. Sektor keuangan serta infrastruktur turut melemah masing-masing sebesar 0,08% dan 0,04%.
Di tengah pergerakan indeks yang cenderung stagnan, lima saham berhasil mencatatkan penguatan harga secara signifikan. Bahkan, salah satu saham sukses menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Saham PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) memimpin barisan top gainers setelah melejit 24,74% menjadi Rp 474 per saham dan terkena ARA.
Empat saham lainnya yang masuk dalam jajaran pencetak cuan terbesar mencakup PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) yang melonjak 26,77% ke Rp 161, serta PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) naik 25,3% ke level Rp 104.
Selanjutnya, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menguat 22,22% ke posisi Rp 264, dan PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) terkerek 19,79% menjadi Rp 115.
Di sisi lain, penurunan terdalam dialami oleh PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang anjlok 14,94% ke Rp 1.025 dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang terperosok 14,86% ke Rp 630, hingga keduanya menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Bursa Regional Asia Bergerak Variatif
Pergerakan bursa saham domestik sejalan dengan kondisi pasar keuangan di kawasan Asia yang ditutup bervariasi pada pertengahan hari.
Indeks Shanghai (China) menguat tipis 0,03% dan Straits Times (Singapura) melesat 0,71%. Sebaliknya, indeks Nikkei (Jepang) merosot 0,76% dan Hang Seng (Hong Kong) ambles 1,81%.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow