Harga Emas Menguat di Atas Level Kritis Didukung Permintaan Aman

Smallest Font
Largest Font

Harga emas menguat dan bertahan di atas level kunci karena kekhawatiran atas besarnya utang pemerintah Amerika Serikat serta permintaan safe haven yang meningkat, terutama sepanjang Agustus 2026.

Sepanjang Agustus, harga emas naik sekitar 14-15 persen, mencapai level tertinggi sejak Mei dengan harga spot sekitar $4.601 per ons, menunjukkan penguatan signifikan dari posisi di bawah $4.000 pada akhir Juli, menurut data dari kitco.com dan actionforex.com.

Fawad Razaqzada, analis pasar di FOREX.com, menyatakan bahwa meskipun ada momentum bullish akibat perdagangan pelemahan dolar AS, keputusan Departemen Keuangan AS untuk membeli obligasi jangka panjang mulai menstabilkan imbal hasil obligasi dan menimbulkan tekanan jual ringan.

"Kami telah melihat sedikit pelemahan dalam perdagangan tersebut, dengan investor mulai menyambut keputusan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian obligasi jangka panjang guna menekan suku bunga," ujar Razaqzada.

Razaqzada mengingatkan bahwa selama imbal hasil obligasi jangka panjang tidak turun secara signifikan, penurunan harga emas bisa menjadi peluang membeli bagi investor.

Dia juga mencatat pentingnya level teknikal di pasar emas, dengan harga saat ini berada di zona resistensi antara $4.655 hingga $4.700, yang pernah menjadi titik awal fase penjualan pada Mei lalu.

"Pertanyaannya sekarang adalah apakah akan ada lebih banyak tekanan jual atau ini hanya jeda sebelum emas kembali naik," kata Razaqzada.

Razaqzada menambahkan bahwa harga emas telah menembus rata-rata pergerakan 50 dan 200 hari serta beberapa level resistensi jangka pendek, yang bisa berubah menjadi level dukungan penting ke depan.

"Level dukungan pertama yang saya perhatikan adalah sekitar $4.515, yang dekat dengan rata-rata pergerakan 200 hari, dan berikutnya sekitar $4.400 per ons," katanya.

Sementara itu, menurut actionforex.com, reli emas didorong oleh kombinasi unik, termasuk keputusan mengejutkan Departemen Keuangan AS menggandakan program pembelian obligasi jangka panjang, ketegangan di Timur Tengah, dan permintaan berkelanjutan dari China.

Harga emas saat ini sedang menguji garis tren naik jangka menengah dan rata-rata pergerakan 50 periode sekitar $4.561, yang menjadi titik kunci menentukan arah harga selanjutnya.

Analisis teknis menunjukkan bahwa jika harga bertahan di level ini, tren kenaikan akan berlanjut dengan target menguji kembali level tertinggi di sekitar $4.698 dan kemungkinan menembus zona resistensi $4.760-$4.800.

Namun, jika harga turun di bawah level tersebut, penurunan lebih dalam berpotensi terjadi dengan target pertama di sekitar $4.440 dan selanjutnya $4.360 per ons.

Data ekonomi dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di forum Jackson Hole diperkirakan menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed