Gennaro Gattuso Minta Maaf Usai Lazio Disingkirkan Mantova
Pelatih kepala Lazio Gennaro Gattuso menyampaikan permintaan maaf secara terbuka usai timnya secara mengejutkan ditundukkan klub Serie B Mantova FC dengan skor 0-2 di Stadion Olimpico Roma pada laga babak 64 besar Coppa Italia Minggu 16 Agustus 2026.
Hasil minus tersebut sekaligus memastikan Biancocelesti menjadi satu-satunya kontestan dari 12 klub Serie A yang langsung gugur pada hari pertama putaran awal turnamen musim ini.
Kekalahan Lazio dipastikan lewat gol Francesco Ruocco pada menit ke-75 serta torehan Ismael Cajazzo pada masa tambahan waktu babak kedua, setelah sebelumnya mendominasi jalannya laga namun gagal memanfaatkannya menjadi gol.
Gattuso yang melakoni debut resminya menegaskan tidak akan berlindung di balik urusan bursa transfer pemain dan memilih bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang dialami skuadnya.
"Ini pukulan telak. Saya maju ke depan karena itu hal yang benar untuk dilakukan, tetapi sekarang saatnya diam dan bekerja keras. Saya mengambil tanggung jawab penuh," kata Pelatih Lazio Gennaro Gattuso dilansir dari Sportmediaset.
Mantan penanganan Timnas Italia itu menilai anak asuhnya tampil kurang agresif pada paruh pertama sehingga memberikan ruang bagi tim tamu untuk mengembangkan permainan.
"Kami punya banyak hal yang harus diperbaiki. Momen ini menyakitkan, tetapi kami harus tetap kuat. Memang benar kami punya beberapa peluang, tetapi di babak pertama kami melakukannya setengah-setengah: kami tidak pernah cukup agresif dan memberi mereka terlalu banyak ruang," ujar Gattuso.
Ia pun menyadari kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh para pendukung Lazio dan berharap timnya bisa segera membalikkan keadaan dalam laga mendatang.
"Anak-anak bekerja dengan baik, mereka bersemangat untuk bekerja. Kami banyak berubah. Kami sudah bekerja selama 40 hari dan ada keinginan serta komitmen yang besar. Namun malam ini adalah pil pahit yang harus ditelan; semoga kami bisa menyikapi ini dengan baik dan bekerja dengan tenang," kata Gattuso.
Respons keras juga dilontarkan oleh kapten serta penyerang sayap Lazio Mattia Zaccagni usai kepastian tersingkirnya klub dari ajang piala domestik tersebut.
"Kami ditampar dengan keras di wajah," kata Penyerang Lazio Mattia Zaccagni kepada Lazio Style Radio seperti dikutip dari Tutto Mercato Web.
Zaccagni menolak menjadikan skema taktik baru sebagai alasan kekalahan, serta meminta seluruh anggota tim melakukan evaluasi diri sebelum bergulirnya kompetisi liga domestik.
"Masalah taktik tidak ada hubungannya dengan ini, meskipun kami berasal dari sistem yang sama sekali berbeda," ujar Zaccagni.
Berbeda dengan Lazio, sejumlah wakil Serie A lainnya berhasil melangkah ke babak 32 besar seperti Parma, Cagliari, Fiorentina, Udinese, Torino, Genoa, Monza, Venezia, dan Frosinone. Usai tersingkir dari Coppa Italia, Lazio dijadwalkan bertandang ke markas Bologna pada laga pembuka Serie A 2026-2027 pada Senin 24 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow