Lazio Tumbang dari Mantova Gennaro Gattuso Soroti Performa Tim

Smallest Font
Largest Font

Pelatih anyar Lazio, Gennaro Gattuso, angkat bicara usai timnya disingkirkan Mantova dalam laga debutnya di Stadion Olimpico. Kekalahan tragis dua gol tanpa balas tersebut memastikan langkah klub ibu kota terhenti pada ajang Coppa Italia.

Hasil minus ini tergolong mengejutkan mengingat status Mantova sebagai tim dari divisi Serie B. Kekalahan Lazio sekaligus menggagalkan ambisi mereka untuk memperbaiki pencapaian usai menjadi finalis pada edisi kompetisi musim sebelumnya.

Menanggapi hasil buruk pada laga pertamanya, Gattuso mengaku siap bertanggung jawab penuh atas performa mengecewakan yang ditunjukkan oleh para pemainnya di lapangan.

"Sebuah pukulan telak, saya pasang badan, ini memang sudah seharusnya. Ini seperti menerima pukulan mentah di wajah. Sekarang diam dan terus bekerja, saya mengambil tanggung jawab ini.

Kami tahu bahwa kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kami harus melangkah maju. Ini menyakitkan, kami harus meminta maaf. Tiga bulan lalu sebuah laga final dimainkan, mereka berada di Serie B, tetapi kami harus terus melangkah, ini tanggung jawab kami.

Para pemain sudah memberikan segalanya, kami harus berkembang dalam banyak aspek, kami harus melangkah maju. Hari ini orang-orang mencari alibi, tidak perlu bicara soal pasar transfer, kita bicara tentang siapa yang berada di lapangan. Terlalu mudah membicarakan pasar transfer dan siapa yang absen.

Kami siap pasang badan dan melihat apa yang bisa kami lakukan dalam beberapa hari ke depan," kata Gennaro Gattuso, Pelatih Lazio.

Kekalahan Lazio tersebut langsung memicu aksi sindiran dari maskapai penerbangan Ryanair Italia di media sosial. Akun resmi maskapai mengunggah formulir lamaran kerja yang ditujukan secara spesifik kepada sang pelatih Lazio.

Aksi jenaka bernada ejekan dari Ryanair tersebut memicu reaksi keras dari pendukung Lazio. Banyak pendukung pasang badan membela Gattuso sekaligus menyerang unggahan dari akun maskapai penerbangan itu.

Tidak hanya sindiran maskapai, hasil minor ini juga memicu keprihatinan mendalam dari kelompok suporter garis keras atau ultras Lazio. Mereka menyampaikan kritik terbuka atas situasi yang menimpa tim kesayangan mereka.

"Itu berakhir buruk dan dimulai lebih buruk lagi," ujar Ultras Lazio, Kelompok Suporter Lazio.

Kelompok ultras turut menegaskan sikap berseberangan mereka terhadap kepemimpinan Presiden Klub Claudio Lotito. Pendukung menilai pihak manajemen tidak menunjukkan langkah nyata untuk memperbaiki hubungan dengan para pendukung.

"Lawan kediktatoran seorang pria yang tidak bisa menerima kekalahan dan tidak memiliki pandangan jauh ke depan untuk memahami bahwa dia telah mencapai ujung jalan," kata Ultras Lazio, Kelompok Suporter Lazio.

Para pendukung juga menyatakan bakal terus mengawal perjuangan klub di seluruh laga tandang. Namun, mereka menegaskan peringatan keras kepada skuad Lazio agar bekerja maksimal dan menghargai kostum yang mereka kenakan.

"Kami menginginkan kebebasan kami dan untuk itu kami akan mengerahkan segenap kemampuan kami hingga titik darah penghabisan," kata Ultras Lazio, Kelompok Suporter Lazio.

"Kalian akan melihat kami di tribun tandang di seluruh Italia dan jika laga tandang terorganisir ditutup, kami akan mengorganisasi perjalanan budaya yang indah ke kota-kota tempat Lazio kita bermain," ujar Ultras Lazio, Kelompok Suporter Lazio.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed