Davide Frattesi Antarkan Lazio Kalahkan Genoa Satu Gol Tanpa Balas

Smallest Font
Largest Font

Gelandang Lazio Davide Frattesi mencetak gol tunggal yang menentukan kemenangan timnya 1-0 atas Genoa dalam pertandingan pekan kedua Serie A di Stadion Olimpico, Roma, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Gol penentu tersebut tercipta pada menit ke-25 setelah Frattesi menyambar umpan silang mendatar dari Nuno Tavares dengan tembakan langsung yang gagal diantisipasi kiper Genoa Justin Bijlow. Kemenangan ini mempertahankan tren positif klub ibu kota usai mengalahkan Bologna pada pekan pembuka.

Tuan rumah tampil tanpa didampingi Gennaro Gattuso dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan. Pelatih Lazio tersebut memilih membatasi interaksi media menyusul keheningan manajemen klub usai kekalahan mengejutkan dari Mantova pada ajang Coppa Italia pertengahan Agustus lalu.

"Tapi kami adalah kelompok yang solid," ujar Nicolò Rovella, pemain Lazio.

Gelandang tim nasional Italia itu menilai kemenangan pada laga perdana memberi dorongan psikologis yang penting bagi seluruh anggota tim.

"Itu adalah pertandingan yang memberi kami kepercayaan diri dan moral, apa yang kami butuhkan. Sekarang kami kembali ke rumah kami, penting untuk meraih tiga poin lagi dan melanjutkan jalur ini," ujar Nicolò Rovella.

Rovella menekankan pentingnya menjaga konsistensi demi mempertahankan posisi tim di papan atas klasemen awal musim.

"Menang membantu untuk menang," ujar Nicolò Rovella.

Di pihak lawan, pelatih Genoa Daniele De Rossi kembali ke Stadion Olimpico tempat ia berkarier sebagai pemain Roma selama dua dekade. Genoa datang dengan modal kekalahan 0-2 dari Napoli pada laga perdana liga.

"Kami menyerapnya dengan baik, dengan rasa kecewa dan amarah di hari-hari pertama seperti halnya yang normal. Namun dengan kejelasan berpikir. Karena pada akhirnya kita harus jernih dan menganalisis apa yang bisa kita tingkatkan. Target kami adalah mampu memainkan laga yang lebih lengkap dari sudut pandang dominasi dan penguasaan laga serta mengujinya juga melawan tim-tim kuat seperti Napoli," ujar Daniele De Rossi, pelatih Genoa.

De Rossi memberikan penilaian teknis terhadap kekuatan skuat Lazio yang sempat tersingkir dari ajang piala domestik sebelum memulai kompetisi Serie A.

"Di Coppa Italia mereka punya 5 atau 6 peluang bersih, lalu berakhir seperti yang Anda lihat. Tapi kita bicara tentang tim kuat yang dilatih pelatih kuat. Selain itu mereka memasukkan pemain yang cukup unik di Serie A: Frattesi, yang mungkin bukan pembangun permainan terbesar, namun ia adalah penyelesai akhir yang lebih baik dari banyak penyerang lain yang ada, kita bicara tentang tim yang sangat lengkap. Meski begitu, setiap tim bisa dikalahkan, tapi ini adalah tim yang sangat saya sukai saat menyaksikannya," ujar Daniele De Rossi.

Pada sesi perkenalan pemain baru sebelum pertandingan, pelatih Lazio Gennaro Gattuso menyuarakan apresiasinya atas kedatangan amunisi anyar termasuk Andrea Pinamonti dan Davide Frattesi.

"Pinamonti? Kita harus berterima kasih kepada para pemain yang telah datang. Klub telah melakukan tugasnya, hal yang tak terbayangkan hingga beberapa minggu lalu tetapi kita harus mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang ingin datang kepada kita dengan segala cara dan sangat percaya pada proyek ini. Mereka yang datang adalah pemain-pemain penting dan tugas kita adalah menempatkan mereka dalam kondisi terbaik untuk memberikan yang terbaik," ujar Gennaro Gattuso, pelatih Lazio.

Gattuso juga memberikan tanggapan mengenai kiprah De Rossi yang kini menjadi juru taktik di kubu lawan setelah pernah memenangkan Piala Dunia 2006 bersama di tim nasional Italia.

"De Rossi? Selalu menjadi seseorang yang memiliki visi dan kecerdasan, saya sudah menduga dia akan berakhir di bangku cadangan. Saya pikir dia memiliki otak yang berfungsi dengan baik, itu berfungsi juga ketika dia bermain dan bagi saya ini bukan sebuah kejutan," ujar Gennaro Gattuso.

Lazio tampil pincang akibat cedera beberapa pemain kunci seperti Fisayo Dele-Bashiru dan Adam Marusic yang harus absen selama 20 hari. Posisi Marusic di lini belakang digantikan oleh Romano Floriani Mussolini, sementara lini depan dipercayakan kepada Boulaye Dia dan Mattia Zaccagni.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed