DPR dan Tri Rismaharini Dorong Ekspor UMKM Eks Lokalisasi Dolly

Smallest Font
Largest Font

Pelaku UMKM Gotong Royong di kawasan Putat Jaya, eks lokalisasi Dolly, Surabaya, didorong untuk menembus pasar internasional melalui fasilitasi ekspor. Langkah ini dirancang untuk memperluas jangkauan produk usaha mikro yang telah berkembang di wilayah tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Dukungan tersebut diberikan oleh Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo guna merespons permintaan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma meminta agar program UMKM Gotong Royong difokuskan membantu para pelaku usaha Pahlawan Ekonomi yang produknya mulai maju agar bisa naik kelas ke pasar global.

Penguatan pasar domestik dinilai menjadi syarat mutlak sebelum para pelaku usaha melangkah ke rantai pasok internasional.

"Kalau Mas Andreas bisa bantu untuk ekspor, insyaallah nanti UMKM Gotong Royong bisa berkembang," kata Risma.

Sejumlah produk lokal tercatat telah berhasil eksis di pasaran, seperti Enceng Gondok Witrove, Selendang Semanggi, Kopi Jelly De'nil, Diah Cookies, Sandal Hotel Mampu Jaya, Batik Jarak Arum, hingga Sablon Indana Production. Risma mengingatkan agar para pengrajin tidak bergantung pada pendekatan dinas semata, melainkan memperkuat kualitas produk dan memanfaatkan platform digital.

Sementara itu, sektor usaha mikro dinilai memegang peranan krusial karena menopang porsi terbesar penyerapan tenaga kerja nasional.

"UMKM ini sangat penting di dalam struktur ekonomi Indonesia, karena yang menyerap tenaga kerja itu ada 90%. Jadi, sebetulnya Indonesia ini sangat tergantung dari pelaku UMKM," ujar Andreas.

Guna mendukung keberlanjutan usaha di kawasan eks Dolly, Klinik UMKM Gotong Royong bermitra dengan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan Kota Surabaya. Pendampingan yang diberikan mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), legalitas produksi, hingga pemasaran digital dan manajemen keuangan melalui aplikasi khusus.

Upaya pengembangan kapasitas ini juga direalisasikan melalui rangkaian pelatihan intensif selama sepekan untuk sektor kerajinan dan kuliner. Program ini diakhiri dengan penyelenggaraan Bazaar Kemerdekaan UMKM Gotong Royong pada Minggu, 9 Agustus 2026, yang melibatkan ratusan warga dan pelaku usaha setempat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed