Cara Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Situs BPS, Begini Langkah dan Penjelasannya
Masyarakat kini bisa mengetahui posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui kanal pengecekan yang disediakan Badan Pusat Statistik (BPS). Informasi ini dapat membantu masyarakat memahami posisi relatif kondisi sosial ekonomi keluarganya dalam basis data pemerintah.
Cara cek desil DTSEN pakai NIK di situs BPS juga cukup mudah. Masyarakat hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tanggal lahir sesuai data kependudukan, kemudian melakukan pengecekan melalui situs resmi DTSEN.
Informasi desil menjadi perhatian karena DTSEN saat ini digunakan sebagai salah satu rujukan pemerintah dalam perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program. Namun, penting dipahami bahwa desil bukan berarti daftar otomatis penerima bantuan sosial.
Apa Itu Desil dalam DTSEN?
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan sosial dan ekonominya. Dalam DTSEN, keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi lalu dibagi menjadi 10 kelompok.
Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
BPS menegaskan bahwa desil tidak sama dengan ukuran pendapatan, kekayaan, ataupun ukuran kemiskinan absolut. Artinya, seseorang yang berada di desil tertentu tidak otomatis dapat disimpulkan memiliki jumlah penghasilan tertentu.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi sebuah keluarga.
Dengan kata lain, desil lebih tepat dipahami sebagai posisi sebuah keluarga dibandingkan keluarga lainnya dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Pembagian Desil 1 Sampai 10
Secara sederhana, desil DTSEN terbagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok mencakup sekitar 10 persen keluarga berdasarkan hasil pemeringkatan.
| Desil | Posisi relatif kesejahteraan |
|---|---|
| Desil 1 | Paling rendah |
| Desil 2 | Rendah |
| Desil 3 | Rendah |
| Desil 4 | Relatif rendah |
| Desil 5 | Menengah |
| Desil 6 | Menengah |
| Desil 7 | Menengah |
| Desil 8 | Relatif tinggi |
| Desil 9 | Tinggi |
| Desil 10 | Paling tinggi |
Pembagian tersebut tidak berarti setiap desil memiliki kondisi ekonomi yang persis sama. Dua keluarga yang berada dalam desil yang sama masih dapat mempunyai pendapatan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, aset, maupun kondisi tempat tinggal yang berbeda.
Karena itu, jangan mengartikan desil sebagai nominal penghasilan atau label kemiskinan seseorang.
Data Apa Saja yang Memengaruhi Desil?
Penentuan posisi desil tidak hanya melihat satu informasi seperti gaji atau pekerjaan. BPS menyebut pemeringkatan mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.
Beberapa karakteristik tersebut antara lain:
- kondisi tempat tinggal;
- sumber air minum;
- bahan bakar dan energi untuk memasak;
- kepemilikan aset;
- daya dan konsumsi listrik;
- komposisi anggota keluarga;
- pendidikan;
- pekerjaan;
- kondisi kesehatan;
- disabilitas.
BPS juga menjelaskan bahwa penghitungan menggunakan pendekatan statistik Proxy Means Test (PMT) untuk membantu memperkirakan tingkat kesejahteraan berdasarkan karakteristik yang dapat diamati.
Hal ini penting karena perubahan satu kondisi saja belum tentu langsung membuat posisi desil berubah. Penentuan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai karakteristik secara bersama-sama.
Cara Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Situs BPS
Masyarakat dapat mengecek data desil secara mandiri melalui situs resmi Cek DTSEN BPS di dtsen-form.bps.go.id.
Sebelum mulai, siapkan NIK dan tanggal lahir sesuai data kependudukan. Setelah itu, ikuti langkah berikut:
1. Buka Situs Cek DTSEN BPS
Akses situs Cek DTSEN BPS melalui browser di HP, laptop, atau komputer.
2. Pilih Menu yang Tersedia
Pada halaman layanan, pilih menu “Lainnya” untuk masuk ke layanan pengecekan data.
3. Masukkan NIK
Ketik 16 digit NIK pada kolom yang tersedia. Pastikan angka yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan.
4. Masukkan Kode Verifikasi
Isi captcha atau kode verifikasi sesuai dengan yang muncul pada halaman.
5. Klik Cek Data
Setelah seluruh informasi terisi, tekan tombol “Cek Data”.
Jika NIK ditemukan dalam basis data DTSEN, pengguna dapat melanjutkan ke bagian pengecekan desil.
6. Pilih Menu Cek Desil
Setelah data ditemukan, pilih opsi “Cek Desil” untuk melihat informasi pemeringkatan keluarga.
7. Masukkan Tanggal Lahir
Masukkan tanggal lahir sesuai data kependudukan. Pastikan informasi tersebut tidak berbeda dengan data yang tercatat.
8. Verifikasi dan Cek Data
Masukkan kembali kode verifikasi apabila diminta, kemudian tekan “Cek Data”.
Sistem selanjutnya akan menampilkan informasi desil yang tercatat dalam DTSEN apabila data berhasil ditemukan dan proses verifikasi sesuai.
Apakah Desil Menentukan Penerima Bansos?
Ini bagian yang perlu diperhatikan. Desil bukan daftar otomatis penerima bantuan sosial.
BPS menjelaskan bahwa informasi desil dapat digunakan kementerian dan lembaga sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran atau prioritas program sesuai tujuan serta ketentuan masing-masing program.
Jadi, seseorang tidak seharusnya menyimpulkan bahwa berada di desil tertentu pasti mendapatkan bantuan atau sebaliknya pasti tidak mendapatkan bantuan.
Kebijakan setiap program memiliki persyaratan dan mekanisme tersendiri. Karena itu, status penerima bantuan perlu dicek melalui kanal resmi program yang bersangkutan.
Bagaimana Jika Data DTSEN Tidak Sesuai?
Masyarakat yang menemukan data keluarga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui kanal resmi yang tersedia.
BPS menyebut beberapa saluran yang dapat digunakan, antara lain Cek Bansos Kemensos, aplikasi Cek Bansos, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta layanan Cek DTSEN.
Masyarakat juga dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan apabila diperlukan proses verifikasi dan pemutakhiran data di tingkat daerah.
Namun, pengajuan perubahan data tidak otomatis mengubah desil. Informasi yang diperbarui akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali berdasarkan data serta metode yang berlaku.
Mengapa Data Desil Bisa Berubah?
Posisi desil bukan angka yang selamanya tetap. BPS menjelaskan bahwa desil dapat berubah mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi sebuah keluarga maupun perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lain.
Karena itu, pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas DTSEN.
BPS menyebut pemutakhiran dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk data administrasi, sensus dan survei, pembaruan dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan, serta informasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.
DTSEN Menjadi Rujukan Pemerintah
DTSEN kini menjadi rujukan bersama pemerintah untuk mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program. Data ini dibangun dengan mengintegrasikan sejumlah basis data sosial ekonomi dan kemudian diperkaya dengan data administratif serta disinkronkan dengan data kependudukan.
BPS juga menyatakan bahwa DTSEN terus diperbarui agar semakin menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup sekitar 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.
Besarnya cakupan tersebut menunjukkan mengapa akurasi data dan partisipasi masyarakat dalam memperbarui informasi menjadi penting.
Kesimpulan
Cara cek desil DTSEN pakai NIK di situs BPS dapat dilakukan secara online melalui layanan Cek DTSEN. Masyarakat perlu menyiapkan NIK dan tanggal lahir, kemudian mengikuti proses verifikasi hingga informasi desil ditampilkan.
Desil menunjukkan posisi relatif kesejahteraan keluarga dalam pemeringkatan DTSEN, bukan nominal penghasilan dan bukan pula kepastian seseorang menerima bantuan sosial.
Jika informasi yang tercatat tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat menggunakan kanal pemutakhiran resmi. Data yang diperbarui nantinya menjadi bagian dari proses verifikasi dan penghitungan DTSEN, sehingga posisi desil dapat berubah berdasarkan hasil pemutakhiran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow