BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla di Kaltim

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengondisikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan pada 22-27 Agustus 2026. Langkah ini diambil guna mengatasi defisit air di Waduk Sepaku serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Tim gabungan yang dikerahkan dalam operasi ini melibatkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemprov Kaltim untuk memancing hujan di kawasan kritis.

Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menyampaikan bahwa lonjakan titik panas di Kaltim mencapai 13.273 titik sepanjang 1-23 Agustus 2026. Angka tersebut mencatatkan peningkatan sebesar 35,5 persen dibandingkan periode puncak kemarau El Nino tahun 2015.

"Modifikasi cuaca bukan membuat hujan, tetapi mengoptimalkan potensi awan yang tersedia. Apabila kondisi awan mendukung, penyemaian awan dilakukan sehingga mempercepat proses turunnya hujan serta bisa memperluas areanya," jelas Budi Harsoyo, Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG.

Fenomena Hari Tanpa Hujan (HTH) durasi terpanjang teridentifikasi di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Paser hingga 28 hari berturut-turut. Sementara potensi hujan di Kaltim bagian barat, barat laut, dan utara diprediksi berlangsung pada 24-26 Agustus 2026 dan berlanjut 27 Agustus-1 September 2026.

"Kemudian, OMC di Kabupaten Berau mulai dilaksanakan pada 24-28 Agustus untuk mengatasi titik panas berdasarkan permintaan Bupati Berau kepada BNPB dan BMKG," tambah Budi Harsoyo, Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengonfirmasi penetapan status Siaga Bencana di wilayahnya dan menginstruksikan seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Petugas lapangan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, serta Masyarakat Peduli Api terus dikerahkan untuk memadamkan sekitar 200 titik api yang terpantau.

Selain wilayah Kaltim, posko penanganan karhutla BMKG telah aktif di Pekanbaru dengan penyemaian 26 sorti bahan semai, serta penanganan di Palembang sejak 22 Agustus 2026 dan Pontianak sejak 23 Agustus 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed