Wall Street melemah tipis saat investor menanti inflasi dan Nvidia
Wall Street bergerak nyaris datar pada perdagangan Rabu 26/8/2026 setelah data inflasi AS menunjukkan tekanan harga masih tinggi, sementara pasar menanti laporan keuangan Nvidia dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole. S&P 500 ditutup relatif tidak berubah, Nasdaq turun tipis, dan Dow Jones melemah.
Dikutip dari Investor Daily, indeks S&P 500 ditutup di 7.675,70. Nasdaq Composite turun 0,08% menjadi 26.130,20, sedangkan Dow Jones Industrial Average melemah 113,52 poin atau 0,21% menjadi 53.463,88.
Dikutip dari Investor Daily, perhatian investor berpusat pada data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index yang menjadi salah satu acuan utama The Fed. Data tersebut menunjukkan indeks PCE pada Juli meningkat sedikit lebih tinggi dari perkiraan, sedangkan inflasi inti atau core PCE yang tidak memasukkan harga pangan dan energi sesuai ekspektasi pasar.
Dikutip dari Investor Daily, pasar obligasi AS juga menjadi sorotan karena imbal hasil US Treasury cenderung stabil setelah penurunan luas pada Selasa. Imbal hasil tenor 10 tahun turun hampir 8 basis poin pada Selasa, setelah sempat mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun; imbal hasil Treasury 30 tahun bahkan menyentuh level yang belum terlihat selama hampir 20 tahun.
Fokus pasar berikutnya tertuju pada laporan keuangan Nvidia untuk kuartal II yang rilis setelah perdagangan Wall Street ditutup pada Rabu. Investor juga menanti indikator arah pasar karena Nvidia memiliki bobot terbesar dalam indeks S&P 500 dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$ 5 triliun.
Dikutip dari Investor Daily, Wall Street memperkirakan Nvidia membukukan laba per saham (EPS) US$ 2,09 dengan pendapatan US$ 92,28 miliar, berdasarkan data FactSet.
“Laporan Nvidia yang akan dirilis hari ini dapat menciptakan volatilitas lebih lanjut. Investor mencari kejutan positif yang kuat serta panduan ke depan yang menunjukkan permintaan berkelanjutan terhadap chip AI,” ujar Ulrike Hoffmann-Burchardi, chief investment officer Americas sekaligus global head of equities UBS.
Dikutip dari Investor Daily, ekspektasi terhadap investasi dan permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama reli saham teknologi dan indeks AS, sehingga perhatian terhadap Nvidia meningkat.
Dikutip dari Investor Daily, selain Nvidia, pelaku pasar menanti pidato Warsh pada Jumat 28/8/2026 dalam simposium tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming. Pasar berharap pidato itu memberi petunjuk arah kebijakan moneter menjelang keputusan suku bunga pada September.
“Ini bukan pasar dengan tingkat keyakinan yang tinggi saat ini. Kita perlu mulai melihat kejelasan,” ujar CEO WEBs Investments Ben Fulton.
Dikutip dari Investor Daily, Fulton menilai minimnya sinyal dari Warsh berpotensi menambah kebingungan, sedangkan bila Warsh memberikan perspektif mengenai kebijakan moneter dapat meredakan ketidakpastian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow