Vilmei Laporkan Karyawan ke Polisi Atas Penggelapan Rp 1,2 Miliar
Kreator konten Vilmei melaporkan karyawannya ke Polres Bekasi Kota pada Selasa (25/8/2026) atas dugaan penggelapan tabungan hasil pekerjaannya di TikTok yang mencapai lebih dari Rp 1,2 miliar, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
Peristiwa ini terungkap saat Vilmei hendak melakukan pembayaran makan dan mendapati saldo di rekeningnya hanya menyisakan sekitar Rp 1 juta dari yang seharusnya terkumpul selama tujuh tahun.
"Ini diambil dari uang akun TikTok aku yang sebelumnya gak pernah, aku gak pernah pegang sama sekali dari awal aku ngonten, sudah 7 tahun gak pernah aku sentuh. Sisa satu jutaan. Pas aku mau bayar makan sisanya tinggal Rp 1 juta," kata Vilmei.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Vilmei saat mencecar pelaku berinisial Z, aksi pengurasan rekening tersebut telah berlangsung selama satu tahun terakhir. Terduga pelaku mengaku mendapat tekanan dan ancaman dari kekasihnya untuk menyerahkan uang tersebut.
"Aku dipaksa cowok aku Ci. Dia ancam aku, minta uang terus kalau aku gak kasih, video +++ kita mau disebarin," aku terduga pelaku.
Uang hasil penggelapan tersebut diduga dihabiskan untuk kebutuhan judi online serta mengonsumsi minuman keras. Selain itu, terduga pelaku juga membagikan sebagian dana tersebut kepada sejumlah rekannya.
"Anak-anak umur 19-22 tahun berkomplot sama karyawan aku, buat nyuri duit aku dari TikTok buat mereka mabuk-mabukan. Gue kerja, nge-live sampai 18 jam terus duit gue dicolong buat mereka mabuk," tutur Vilmei.
Pelaku mengungkapkan bahwa beberapa teman hingga anggota keluarganya ikut menikmati dana curian tersebut. Sementara itu, kekasih terduga pelaku yang diduga memicu aksi penilapan ini dilaporkan telah melarikan diri dengan rencana menuju Singapura.
Dalam pengurusan kasus di Polres Bekasi Kota, Vilmei tampak didampingi oleh kuasa hukumnya, Koko Joseph Irianto, guna menempuh jalur hukum lebih lanjut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow