Rusia Gunakan Drone AI Otonom Serang Warga Sipil di Zaporizhzhia Ukraina
Drone otonom yang dikendalikan oleh sistem AI eksperimental Rusia dilaporkan menyerang warga sipil di Zaporizhzhia, sebuah kota di tenggara Ukraina, menurut laporan dari Detik iNET. Salah satu drone tersebut mampu memilih dan menyerang target presisi berupa tangki propana di dekat sebuah pom bensin tanpa campur tangan manusia. Komandan pertahanan udara Zaporizhzhia, Serhiy Minaiev, menyatakan bahwa penggunaan mesin yang membuat keputusan untuk menyerang menimbulkan risiko besar bagi dunia.
"Ini adalah risiko bagi seluruh dunia. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan hidup layaknya di film 'Terminator'. Ini bukan lelucon. Mesin yang membuat keputusan untuk menyerang," ujar Minaiev kepada New York Times.
Pakar forensik menemukan komputer mini Jetson Orin dari produsen chip AI Nvidia di dalam drone, yang memungkinkan identifikasi target secara mandiri. Chip ini awalnya ditujukan untuk mahasiswa robotika dan aplikasi luar angkasa. Para pejabat militer mengonfirmasi drone tersebut tidak memiliki antena maupun memancarkan frekuensi radio, menepis kemungkinan kendali jarak jauh manusia.
Meski demikian, ketiadaan antena tidak sepenuhnya membuktikan drone dikendalikan AI sepenuhnya, namun penggunaan chip AI Nvidia menunjukkan sistem autopilot konvensional tidak digunakan. Drone ini memakai kamera berpemandu AI yang lebih canggih dibanding drone dengan bantuan AI saat ini yang masih membutuhkan pilot manusia untuk memilih target.
Penggunaan drone yang sepenuhnya otonom dan menarget warga sipil tanpa campur tangan manusia menimbulkan implikasi etis serius dan dikecam oleh kelompok hak asasi internasional seperti PBB dan Palang Merah. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Palang Merah Internasional Mirjana Spoljaric Egger dalam pernyataan bersama menyampaikan kekhawatiran mereka. "Kita kini berada dalam jarak yang sangat berbahaya untuk melewati batas merah moral: penargetan manusia secara otonom oleh mesin," kata mereka yang dikutip dari detikINET.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow