Kehadiran Menkeu Rusia di Pertemuan G20 AS Pemicu Amarah Eropa
Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov hadir secara langsung dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Asheville, Carolina Utara, Amerika Serikat pada Senin (31/8/2026). Kehadiran fisik pertamanya sejak invasi ke Ukraina pada 2022 ini memicu amarah dan protes keras dari para menteri Uni Eropa.
Pertemuan dua hari di bawah presidensi bergilir Amerika Serikat tersebut sejatinya difokuskan untuk membahas pertumbuhan ekonomi global, ketidakseimbangan perdagangan, regulasi perbankan, serta penggalangan dukungan untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Namun, perhatian forum internasional ini beralih pada isu geopolitik setelah Siluanov hadir di meja perundingan dan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin pagi waktu setempat.
Kehadiran delegasi Moskow mendulang kecaman tajam dari delegasi Eropa. Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menegaskan penolakannya untuk berfoto bersama Siluanov dan menyampaikan protesnya secara langsung saat sesi pleno G20 berlangsung.
"Menerima menteri keuangan Rusia di sini mengirimkan sinyal yang saya anggap mengkhawatirkan," kata Klingbeil.
Klingbeil juga menyampaikan bahwa Washington seharusnya memberikan ketegasan agar pejabat Rusia tidak diperlakukan seperti tamu biasa. Ia menegaskan posisi Eropa yang tetap solid berdiri di belakang Ukraina.
"Pada saat yang sama, pagi ini saya telah menjelaskan kepada pihak Eropa dalam pertemuan pendahuluan bahwa saya tidak akan berfoto bersama menteri keuangan Rusia. Foto bersama akan menjadi langkah yang terlalu besar menurut pandangan saya," ujar Klingbeil.
Sikap kritis juga diutarakan oleh Menteri Keuangan Polandia Andrzej Domanski yang menyoroti rekam jejak diplomasi Rusia di tengah konflik yang masih berlangsung.
"Kami tidak mempercayai Rusia. Mereka terus-menerus berbohong dan Anda harus sangat berhati-hati saat berdiskusi dengan mereka," ujar Domanski.
Menanggapi gelombang protes dari sekutu militernya, pemerintah Amerika Serikat mempertahankan keputusan untuk tetap membuka ruang dialog dengan delegasi Rusia selama forum berlangsung.
"Presiden dan pemerintah tidak akan pernah ragu untuk berbicara dengan orang-orang yang perlu kita ajak bicara, untuk mencapai hal itu. Itulah yang sedang kami kerjakan di G20," kata Desai.
Desai menambahkan bahwa pemerintahan Trump sedang berupaya mengusahakan kesepakatan guna menghentikan pertumpahan darah di Ukraina. Sementara itu, seorang pejabat AS mengungkapkan dalam pertemuan bilateral bersama Siluanov, Menkeu AS Scott Bessent berulang kali menegaskan tidak akan ada keringanan ekonomi bagi Rusia sebelum perang di Ukraina dihentikan.
Penampilan fisik Siluanov di Asheville ini berbanding terbalik dengan pertemuan G20 pada 2022. Saat itu, Siluanov hanya hadir secara virtual dan memicu aksi keluar ruangan (walkout) yang dipimpin oleh AS di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden saat pejabat Rusia menyampaikan pidatonya.
Selain perdebatan kehadiran Rusia, pelaksanaan G20 di Carolina Utara ini diwarnai pembatasan akreditasi media besar seperti The New York Times dan Bloomberg News oleh pemerintah AS, serta pembahasan mengenai eskalasi sanksi ekonomi terhadap Iran melalui program Operation Economic Outcast.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow