Rupiah Melemah 0,40 Persen Sepanjang Minggu di Tengah Antisipasi RAPBN 2027

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah sebanyak 72 poin atau 0,40 persen dari Rp 17.755 ke Rp 17.827 selama periode 10 hingga 14 Agustus 2026, menjelang pengumuman Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Pada awal pekan, Senin 10 Agustus 2026, rupiah sempat menguat 87 poin ke Rp 17.810 saat pembukaan perdagangan dan ditutup menguat 142 poin ke Rp 17.755 per dolar AS.

Namun, pada Selasa 11 Agustus, rupiah mulai melemah 41 poin ke Rp 17.796 dan terus melemah tajam 106 poin di sore hari ke posisi Rp 17.861.

Periode Rabu 12 Agustus menunjukkan pelemahan yang berlanjut, dengan rupiah dibuka melemah 7 poin ke Rp 17.868 dan ditutup melemah 16 poin ke Rp 17.877.

Pada Kamis 13 Agustus, rupiah dibuka menyusut tipis 2 poin ke Rp 17.879 dan akhirnya ditutup stagnan di Rp 17.877.

Menjelang akhir pekan, Jumat 14 Agustus, rupiah kembali menguat 4 poin ke Rp 17.873 saat pembukaan dan menguat 50 poin ke Rp 17.827 saat penutupan perdagangan hari itu.

Fluktuasi nilai tukar ini terjadi di tengah persiapan publik menghadapi pengumuman RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan defisit anggaran sebesar Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Asumsi dasar makro ekonomi yang digunakan dalam RAPBN 2027 mencakup pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, inflasi 2,5 persen, suku bunga surat berharga negara (SBN) 10 tahun sebesar 6,9 persen, serta nilai tukar rupiah dipatok sebesar Rp 17.500 per dolar AS.

Data ini dilansir dari Investor Daily.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed