Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.763 per Dolar AS

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 19 poin atau 0,11 persen ke tingkat Rp17.763 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 2 September 2026. Penurunan ini terjadi dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menyatakan mata uang domestik masih tertekan oleh gejolak eksternal. Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran yang memanas, ditambah sasaran serangan terhadap kapal tanker Iran, memperberat pergerakan rupiah.

Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS turut membayangi pasar. Pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole dan sinyal dari Gubernur The Fed Michael Barr menghidupkan kembali spekulasi ketatnya kebijakan moneter jika inflasi tak kunjung melambat.

Faktor internal juga ikut menekan performa mata uang nasional setelah Badan Pusat Statistik mencatat lonjakan harga pangan yang tajam sepanjang Agustus 2026.

"Masalahnya, tekanan kenaikan harga pangan berpotensi masih menghantui daya beli masyarakat ke depan. BPS mencatat bahwa makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok pengeluaran yang memberi kontribusi paling tinggi terhadap kenaikan inflasi pada Agustus 2026," kata Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures.

Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau tersebut tercatat menjadi penyumbang terbesar inflasi bulanan yang mengancam daya beli masyarakat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed