Rosan Roeslani Tegaskan Kerja Sama Indonesia-Singapura Perkuat Resiliensi ASEAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Singapura dapat memperkokoh daya saing dan ketahanan kawasan ASEAN dalam jangka panjang.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Resepsi Hari Kebangsaan Singapura di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026. Rosan menyebut Singapura bukan hanya tetangga dekat tetapi juga saudara serumpun dengan keterikatan geografis, sejarah, dan budaya.
Singapura selama ini konsisten menjadi investor asing terbesar di Indonesia melalui Penanaman Modal Asing (PMA), dengan fokus investasi pada sektor layanan keuangan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dilansir dari Investor Daily.
"Bersama-sama, kita dapat membangun kemitraan yang tidak hanya saling menguntungkan, tetapi juga berkontribusi pada daya saing serta resiliensi ASEAN dalam jangka panjang," ujar Rosan.
Rosan menyoroti pergeseran lanskap ekonomi global yang kini mengarah pada pemanfaatan teknologi dan keberlanjutan, terutama pada keandalan rantai pasok, keamanan energi, serta inovasi digital. Ia menilai Indonesia dan Singapura saling melengkapi sebagai mitra.
Indonesia memiliki potensi besar di sektor pengembangan industri, hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur digital, dan ekosistem kecerdasan buatan (AI). Sementara Singapura unggul dalam pendanaan, teknologi mutakhir, inovasi, dan konektivitas rantai pasok internasional.
Menyambut perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara tahun depan, Rosan berharap kemitraan semakin solid dan membawa kesejahteraan nyata.
"Atas nama rakyat dan Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan selamat atas Perayaan Hari Kebangsaan ke-61 Republik Singapura. Semoga Singapura terus berjaya dan persahabatan kedua negara membawa kemakmuran yang lebih luas," tuturnya.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura yang terjalin sejak 1967 terus berkembang sebagai pilar utama stabilitas ekonomi Asia Tenggara. Singapura secara konsisten menjadi sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia, dengan realisasi modal untuk berbagai proyek strategis nasional seperti kawasan industri, infrastruktur, dan energi hijau.
Dalam situasi ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global, sinergi antara sumber daya dan pasar besar Indonesia dengan kekuatan finansial dan teknologi Singapura menjadi kunci memperkuat posisi tawar ASEAN di panggung ekonomi dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow