Pemerintah Perkuat Pelatihan Vokasi untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
Pemerintah memperkuat pelatihan vokasi sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Kick Off Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026, Rabu (2/9/2026).
Hingga semester I-2026, realisasi investasi mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2% secara tahunan, setara 49,5% dari target, yang menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia, dilansir dari Detik Finance.
Meski Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional telah menurun menjadi 4,65%, sekitar 67% pengangguran berasal dari generasi muda yang berjumlah sekitar 4,8 juta orang, menunjukkan perlunya penguatan pelatihan vokasi untuk menutup kesenjangan kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri.
Airlangga menjelaskan bahwa penguatan pelatihan vokasi harus memastikan kesiapan tenaga kerja seiring pertumbuhan investasi.
"Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat," ujar Airlangga Hartarto.
Selain itu, kebutuhan keterampilan baru muncul di sektor digital dan ekonomi hijau, seperti teknisi panel surya, teknisi turbin, dan tenaga yang menguasai smart farming.
Transisi ekonomi hijau diperkirakan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus, terutama dengan rencana pemerintah mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 GW. Saat ini kapasitas listrik nasional sekitar 88 GW, dan kapasitas produksi panel surya dalam negeri mendekati 11 GW.
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menargetkan sekitar 340.000 peserta, dengan 70.000 peserta dari alokasi APBN existing dan 270.000 peserta dari stimulus ekonomi semester II 2026. Hingga Agustus 2026, sebanyak 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan, dan Batch IV diikuti 12.128 peserta secara serentak.
"Jadi Bapak Presiden ingin agar ini skalanya besar termasuk untuk vokasi ini, maka tentu ke depan kita harus memanfaatkan seluruh fasilitas yang dimiliki tidak hanya oleh Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, tetapi juga kalangan industri," terang Airlangga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow