Revisi Target MBG Dampak Terbatas ke Unggas, Saham CPIN Top Pick
Penulis : Jauhari Mahardhika 16 Aug 2026 | 16:02 WIB
JAKARTA, investor.id – Revisi turun target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi 63 juta orang pada 2026 diperkirakan hanya berdampak terbatas terhadap permintaan unggas. BRI Danareksa Sekuritas bahkan mempertahankan pandangan positif terhadap sektor unggas dan menjadikan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebagai pilihan utama.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Wilastita Muthia Sofi menilai bahwa pasar unggas pada proyeksi 2026 masih akan mengalami kekurangan pasokan sebesar 12%, meski jumlah penerima MBG diturunkan.
“Kondisi tersebut membuat dampak pemangkasan target penerima program MBG terhadap keseimbangan pasokan dan permintaan relatif terbatas,” tulis Victor dan Wilastita dalam risetnya, dikutip pada Minggu (16/8/2026).
Pemerintah tengah mengkaji kembali target penerima MBG seiring Badan Gizi Nasional (BGN) melanjutkan pembersihan dan rekonsiliasi data penerima manfaat. Target 2026 untuk sementara diturunkan menjadi sekitar 63 juta orang dari sebelumnya 82,9 juta orang, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 268 triliun.
Hingga semester I-2026, pemerintah telah menyalurkan Rp 101,1 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada 63,13 juta penerima manfaat.
Menurut Victor, keseimbangan pasar unggas pada 2026 lebih banyak dipengaruhi oleh penurunan pasokan. BRI Danareksa Sekuritas sebelumnya juga telah memperhitungkan tingkat penyerapan dari program MBG yang lebih rendah.
Karena itu, pasar unggas diproyeksikan tetap kekurangan pasokan sebesar 12% pada 2026. Kondisi tersebut dinilai masih mendukung keseimbangan industri, meskipun target penerima MBG dipangkas.
Dampak yang lebih besar berpotensi terlihat pada 2027. Pemangkasan MBG dapat menurunkan permintaan, sehingga pasar unggas kembali mengalami kelebihan pasokan sebesar 7% atau setara dengan surplus yang diproyeksikan terjadi pada 2025.
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa tingkat kelebihan pasokan 7% tersebut masih tergolong kondusif.
Kondisi pasokan bahkan dapat menjadi lebih ketat apabila impor grand parent stock (GPS) – indukan ayam tingkat paling atas yang digunakan untuk menghasilkan bibit induk dalam rantai pembibitan unggas – hanya mencapai 700.000 ekor.
Dalam skenario tersebut, berkurangnya pasokan berpotensi mengimbangi penurunan permintaan akibat pemangkasan MBG. Kelebihan pasokan pada 2027 pun diperkirakan hanya mencapai 2%, sejalan dengan estimasi awal BRI Danareksa Sekuritas.
Rekomendasi & Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Saham Emiten Emas Ada Target Harga Baru, Potensi Cuan Hampir 50%
Rebalancing MSCI Memicu Potensi Outflow hingga Rp 1 Triliun
GOTO dan CPIN Jadi Wake-up Call
Market 3 menit yang lalu Nasib Charoen Pokphand (CPIN) di Tengah Pemangkasan Penerima MBG Charoen Pokphand (CPIN) tetap menjadi pilihan utama, meski target penerima MBG diturunkan menjadi 63 juta. Saham CPIN ditarget Rp 5.900.
Macroeconomy 10 menit yang lalu Anggaran Pendidikan Rp 820,9 T, Gaji Guru Belum Naik pada 2027 Anggaran pendidikan 2027 naik menjadi Rp 820,9 triliun, tetapi pemerintah belum merencanakan kenaikan gaji guru.
International 28 menit yang lalu Persaingan AI Memanas, AS Tekan Mitra Pilih Washington atau Beijing AS memperketat barisan mitra dalam persaingan AI dengan China, termasuk membatasi negara yang bergabung dengan inisiatif teknologi Beijing.
Business 1 jam yang lalu Le Parc Perkuat Daya Tarik Investasi di Kawasan Thamrin Nine Perkembangan pasar properti premium di Jakarta menunjukkan adanya perubahan dalam cara investor menilai sebuah aset. Jika sebelumnya lokasi menjadi pertimbangan utama, kini investor juga melihat kualitas ekosistem yang mendukung sebuah kawasan.
Lifestyle 2 jam yang lalu Agzo Bidik Peluang Pasar Personal Care Halal Perawatan diri semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern
Market 2 jam yang lalu Pakar Ungkap Kisi-kisi Harga Emas Pekan Depan Pakar memprediksi harga emas masih berisiko terkoreksi ke level di bawah US$ 4.200 per troy ounce. Namun, harga emas masih bisa naik segini.
Tag Terpopuler
Terpopuler
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026, Cek Rinciannya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 16 Agustus 2026, Cek Rinciannya
Emiten Omzetnya Rp 35 T, PBV Cuma 0,24 Kali, Lagi Dicicil Terus Kenyataan Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Aguan Buka-bukaan soal Pantai Indah Kapuk Dua
Penulis : Jauhari Mahardhika 16 Aug 2026 | 16:02 WIB
Sentimen positif lain bagi industri unggas datang dari penguatan harga ayam hidup (live bird/LB). Pemulihan harga mulai terlihat sejak pertengahan Juli 2026 dan semakin menguat pada Agustus.
Harga LB terbaru mencapai Rp 25.100 per kilogram (kg). Adapun rata-rata sejak awal pekan hingga periode berjalan pada pekan kedua Agustus (week to date/WTD) sebesar Rp 24.500 per kg, naik 4% secara mingguan (week on week/wow).
Secara month to date (mtd) atau sejak awal bulan hingga periode berjalan, rata-rata harga ayam hidup pada Agustus 2026 mencapai Rp 23.900 per kg. Harga tersebut melonjak 25% secara bulanan (month on month/mom) dibandingkan Juli yang tertekan faktor musiman.
BRI Danareksa Sekuritas menilai pemulihan harga yang berlanjut hingga Agustus mengindikasikan permintaan telah kembali normal. Tren tersebut sekaligus memberikan indikasi bahwa keseimbangan pasokan dan permintaan unggas makin sehat.
Harga anak ayam umur sehari (day old chick/DOC) juga mulai membaik. Rata-rata harga DOC pada Juli 2026 naik menjadi Rp 5.300 per ekor dari Rp 3.500 per ekor pada Juni.
Meski meningkat, harga tersebut masih berada di bawah rata-rata sejak awal tahun hingga periode berjalan (year to date/ytd) 2026 yang sebesar Rp 5.700 per ekor.
Dengan kombinasi dampak pemangkasan MBG yang terbatas, keseimbangan pasokan-permintaan yang lebih baik, serta pemulihan harga ayam hidup, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor unggas.
BRI Danareksa Sekuritas masih menempatkan Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) sebagai saham pilihan utama. Rekomendasi saham CPIN adalah buy dengan target harga Rp 5.900.
Kinerja saham CPIN yang tertinggal secara year to date telah membawa valuasinya ke posisi minus 1,6 SD. Charoen Pokphand Indonesia juga dinilai berpotensi menerima dampak lebih kecil dari kebijakan impor satu pintu.
Namun, BRI Danareksa Sekuritas mengingatkan risiko terhadap proyeksi tersebut. Risiko utama yang perlu dicermati adalah potensi gangguan terhadap pasokan bahan baku.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow