ReforMiner Tekankan Eksplorasi Migas Kunci Swasembada Energi
Target swasembada energi nasional terancam terhambat akibat laju penurunan produksi minyak bumi eksisting yang mencapai rata-rata 22,3 persen per tahun. Seperti dilansir dari Investor Daily, industri hulu minyak dan gas bumi (migas) saat ini masih menyumbang lebih dari 50 persen bauran energi nasional pada Selasa (28/07/2026).
Realisasi produksi minyak bumi domestik saat ini berada di angka 580.000 BOPD. Jumlah tersebut masih jauh dari target kapasitas produksi sebesar 1 juta BOPD minyak dan 12.000 MMSCFD gas untuk dekade mendatang.
Laju penurunan alamiah lapangan eksisting dinilai menjadi tantangan terbesar hulu migas. Penurunan produksi gas nasional tercatat berkisar antara 5,2 persen hingga 15,8 persen per tahun.
"Data SKK Migas mencatat decline rate minyak nasional periode 2020–2025 berkisar antara 13,4% hingga 30,2% per tahun (rata-rata 22,3% per tahun). Sedangkan untuk gas, decline rate berkisar antara 5,2% hingga 15,8% per tahun (rata-rata 12,0% per tahun)," kata Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute.
Skenario Long Term Plan (LTP) SKK Migas memperkirakan lifting minyak nasional akan stagnan di kisaran 580.000 hingga 590.000 BOPD pada 2030 jika kegiatan eksplorasi tidak ditingkatkan. Kondisi ini berpotensi memicu defisit konsumsi minyak nasional hingga 1,35 juta BOPD dan membengkaknya devisa impor hingga US$217,9 miliar pada periode 2026–2030.
Indonesia sejatinya memiliki 128 cekungan migas dengan 68 di antaranya belum dieksplorasi secara memadai. Kendati demikian, realisasi pengeboran sumur eksplorasi sepanjang 2021 hingga Mei 2026 terus berada di bawah target akibat kendala operasional, di mana hingga 31 Mei 2026 baru terealisasi 5 dari target 39 sumur.
Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) melalui sub-holding hulu memegang peran vital dengan menyumbang 55–56 persen produksi minyak dan 29–30 persen lifting gas nasional. Keberhasilan iklim investasi dan eksplorasi migas nasional dipastikan sangat bergantung pada kinerja operasional serta finansial Pertamina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow