PT Rans Entertainment Indonesia Tbk Resmi IPO dan Incar Dana Rp429 Miliar
PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melangsungkan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026.
Perusahaan yang didirikan oleh Raffi Ahmad ini melepas 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen modal dengan harga penawaran Rp170 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menembus Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 34,12 persen ke posisi Rp228 per saham.
Pendiri RANS, Raffi Ahmad, mengungkapkan bahwa pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, merupakan salah satu pemegang saham RANS dengan kepemilikan di atas satu persen.
"Memang beliau (Haji Isam) bisa dilihat nanti juga karena dalam kepemilikan satu persen jelas. Dan iya beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya, beliau menjadi mentor saya juga, salah satu mentor saya juga," ujar Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Raffi Ahmad menjelaskan kehadiran Haji Isam dalam seremoni IPO tersebut menjadi bentuk dukungan nyata bagi industri kreatif nasional sekaligus memotivasi generasi muda.
"Itu (kehadiran Haji Isam) adalah kehormatan juga buat kami, dan juga legitimate seorang Haji Isam. Dan nanti ada haji-haji yang lain, pengusaha-pengusaha investor yang lain yang percaya sama kita, itu menunjukkan RANS tidak main-main," kata Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Selain membahas kepemilikan saham, Raffi Ahmad memaparkan visi jangka panjangnya yang terinspirasi dari model bisnis The Walt Disney Company untuk membangun warisan yang berkelanjutan.
“Sekarang sudah menjelma menjadi, ya ada Cipungland, ada FMCG, ada juga FNB, ada juga yang lain-lain. Jadi nanti RANS itu, saya suka tantangan di mana ini harus berubah, berevolusi,” ujar Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Raffi Ahmad menambahkan bahwa transformasi ini bertujuan agar korporasi yang dibangunnya tidak hanya bertumpu pada popularitas figur personal semata.
“Kalau boleh saya sebutkan, saya terinspirasi dengan Walt Disney. Pemiliknya bernama Walt Disney, tetapi dia memiliki Disneyland. Anggap saja Walt Disney itu adalah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sedangkan Disneyland adalah RANS,” papar Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Langkah pengembangan berbagai hak kekayaan intelektual ini diproyeksikan menjadi pilar bisnis utama RANS di masa depan.
“Disneyland itu punya Mickey Mouse, Rafathar punya FMCG dan lain-lain menjadi IP, punya Rayanza punya Cipungland, jadi IP lagi. Kita punya banyak yang sebenarnya,” pungkas Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Melalui pengelolaan yang transparan dan profesional setelah menjadi perusahaan terbuka, RANS diharapkan terus eksis melintasi berbagai generasi.
“Bisa dilanjutkan dengan profesional, RANS tetap ada, menjadi legacy, terus generasi itu generasi dia tetap ada, Rans tetap menjadi berkah untuk banyak orang,” kata Raffi Ahmad, Founder PT Rans Entertainment Indonesia Tbk.
Meskipun Raffi Ahmad menyebutkan nama Haji Isam, daftar pemegang saham di atas satu persen yang dipublikasikan RANS belum mencantumkan nama pengusaha tersebut. Saat ini, kepemilikan saham dikuasai oleh Raffi Ahmad sebesar 62,93 persen, PT Indonesia Entertainmen Grup 7,23 persen, Soultan Ariq Rachman 2,74 persen, COO Danantara Dony Oskaria 2,74 persen, Susanto Hartono 1,14 persen, Nagita Slavina 0,99 persen, Kaesang Pangarep 0,91 persen, Hikmat Janika 0,68 persen, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi 0,61 persen, dan publik sebesar 20,02 persen.
Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menerangkan bahwa alokasi dana hasil IPO akan difokuskan untuk diversifikasi usaha demi memastikan keberlangsungan organisasi.
“Nah mengenai manfaat dari dana IPO Rp 429.250.000.000 itu, tentu ada beberapa hal yang akan digunakan. Basisnya adalah tetap pada ketenaran individu, tapi turunannya atau diversifikasi dari jasa itu penting untuk bisa keberlangsungan dari organisasi,” ucap Darwin Cyril Noerhadi, Komisaris Utama RANS.
Darwin Cyril Noerhadi merinci sekitar 38 persen dana akan digunakan untuk menyelenggarakan berbagai pertunjukan talenta lokal dan internasional.
“Kemudian penggunaan lain lagi adalah untuk IP tadi intellectual property yaitu Rp 400 billion kurang lebih, sekitar katakanlah 18 persen itu Cipungland. Cipungland itu kegiatan di mana untuk anak-anak yang sifatnya pendidikan, nah ini penting. Di mana 150 juta follower dan subscriber itu dunia pendidikan penting,” pungkas Darwin Cyril Noerhadi, Komisaris Utama RANS.
Sisa dana IPO sekitar 20 persen akan dialokasikan oleh manajemen untuk mengakuisisi salah satu merek di sektor produk kecantikan dan consumer goods, seperti dilaporkan oleh Kompas.com dan Metro TV News.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow