Polisi Selidiki Bentrokan Antarkelompok di Menteng Jakarta Pusat

Smallest Font
Largest Font

Perselisihan antarkelompok warga pecah di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Eskalasi bentrokan diduga dipicu kesalahpahaman saat salah satu kelompok membeli sarapan di warung nasi uduk. Keributan verbal memuncak hingga terjadi perusakan gerobak dagangan yang memancing aksi balasan dari warga sekitar tempat kejadian.

Dua korban kritis sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebelum akhirnya satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tiga korban luka lain turut mendapatkan penanganan medis secara intensif di rumah sakit tersebut.

Kepolisian merinci situasi penanganan medis terhadap para korban pascabentrokan yang terjadi di lokasi.

"Iya benar. Informasi terbaru dari dua orang korban dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, dikutip dari Antara News.

Petugas kepolisian juga terus menggali latar belakang kejadian dan status kepemilikan lahan kosong yang ditempati salah satu kelompok.

"Sekitar pukul 10 pagi tadi terjadi perselisihan antara pihak warga dan pihak oknum-oknum yang kebetulan menempati lahan kosong," kata Kepala Polisi Sektor Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Penyidik telah mengamankan setidaknya 15 orang untuk menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolsek Menteng. Tiga orang di antaranya berinisial S, T, dan U diperiksa secara spesifik guna mengetahui keterlibatan langsung mereka dalam aksi kekerasan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung mengonfirmasi proses penangkapan dan skema penyidikan yang diterapkan.

"Kami telah mengamankan tiga orang warga yang diduga terlibat, yaitu saudara S, saudara T, dan saudara U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng. Dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut," kata Reynold.

Pihak kepolisian membagi kelompok pemeriksaan menjadi beberapa klaster berdasarkan tempat kejadian perkara di kawasan Matraman dan Jalan Tambak.

"Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang. Namun untuk klastering dalam peristiwa-peristiwa, kami beda-bedakan," ujar Reynold.

Proses penegakan hukum dipastikan berjalan transparan dengan memilah peran setiap individu yang diamankan dari lokasi.

"Mana korban ataupun yang patut diduga sebagai pelaku, tentunya itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Reynold.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, bentrokan tersebut mengakibatkan satu bangunan semipermanen serta empat unit sepeda motor hangus terbakar. Polisi mengonfirmasi tidak ada tempat ibadah yang mengalami kerusakan dalam insiden tersebut.

Pihak kepolisian juga menglarifikasi desas-desus yang beredar di masyarakat terkait kerusakan fasilitas ibadah.

"Tidak ada kejadian bahwa salah satu pihak merusak rumah ibadah. Kami sudah bersama Bapak Ustadz mengonfirmasi dan mengklarifikasi bahwa tidak ada perusakan terhadap rumah ibadah agar warga tidak terprovokasi dengan isu-isu liar," kata Braiel.

Aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Kodim 0501/Jakarta Pusat, serta BKO Polda Metro Jaya disiagakan di lokasi untuk menjaga situasi.

Polda Metro Jaya menegaskan langkah pengamanan ketat langsung diterapkan usai menerima laporan warga.

"Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Patroli rutin terus ditingkatkan di sepanjang Jalan Tambak guna memastikan situasi wilayah tetap kondusif dan mencegah bentrokan susulan.

"Hari ini kami dari Polres Jakarta Pusat, Kodim 0501 dan Polsek Menteng dibantu BKO penuh dari jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya melakukan pengamanan untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Jalan Tambak, Menteng," kata Reynold.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed