Kementerian ESDM Perkuat Pengawasan Pasokan Batu Bara untuk PLN
Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM berkomitmen memperkuat pengawasan pemenuhan kebutuhan batu bara domestik untuk PT PLN (Persero) hingga 2026. Dalam upaya ini, PLN didorong untuk segera menyelesaikan kontrak pasokan batu bara yang diperlukan.
Untuk memenuhi kebutuhan batu bara sebesar 154 juta metrik ton pada 2026, Ditjen Minerba telah menugaskan badan usaha pertambangan dengan total volume mencapai 212 juta metrik ton.
Tri Winarno, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, menyatakan bahwa penugasan ini adalah langkah pemerintah untuk menjamin kecukupan pasokan batu bara bagi pembangkit listrik tenaga uap milik PLN.
"Ditjen Minerba secara berkala melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan DMO, baik untuk sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan. Untuk memenuhi kebutuhan PLN sebesar 154 juta metrik ton, kami telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan dengan total volume 212 juta metrik ton," ujar Tri Winarno, dilansir dari Investor Daily.
Hingga Mei 2026, sebanyak 144 juta metrik ton dari total penugasan tersebut telah dikontrakkan, dengan estimasi realisasi pengiriman mencapai 130,5 juta metrik ton.
Tri menambahkan bahwa percepatan penyelesaian kontrak oleh PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjadi kunci agar penugasan dapat segera direalisasikan menjadi pengiriman batu bara ke PLTU.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow